Mengenal Liuzhou, Markas Wuling Sekaligus Ibu Kota Mobil Listrik Dunia

Senin, 06 Juli 2026 - 10:44 WIB
Sepanjang 2025, keluarga Hongguang Mini EV membukukan 435.598 unit dan mempertahankan posisi sebagai micro EV terlaris China selama 65 bulan berturut-turut. Generasi terbaru kini tersedia dalam versi empat pintu dengan jarak tempuh hingga 300 km.

Pabrik Liuzhou menjadi basis produksi global

Liuzhou juga berkembang sebagai pusat produksi SGMW. Sejak 2012, pabrik Baojun di Liuzhou memiliki kapasitas 400.000 unit kendaraan penumpang per tahun, didukung fasilitas powertrain dengan kapasitas serupa.

Kompleks seluas 89,2 hektare tersebut mengoperasikan dua pabrik kendaraan dan satu pabrik mesin menggunakan standar GM Global Manufacturing System (GMS).

Pabrik ini memproduksi berbagai model global, termasuk Baojun 730 (Wuling Cortez di Indonesia), Baojun 530 (Wuling Almaz), Chevrolet Captiva, hingga Cloud EV.

Produksi mencapai sekitar 180.000 unit pada 2022 dan meningkat menjadi 190.000 unit pada 2024.

Secara keseluruhan, SGMW telah memproduksi lebih dari 5,6 juta Wuling Zhiguang, 4,3 juta Rongguang, dan 6,5 juta Hongguang. Sepanjang 2024, penjualan perusahaan mencapai 1,54 juta unit, dengan lebih dari 800.000 kendaraan elektrifikasi (NEV) atau tumbuh 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Mengapa model Liuzhou menjadi perhatian dunia?

Laporan International Council on Clean Transportation (ICCT) menyebut keberhasilan Liuzhou berasal dari keterlibatan konsumen sejak awal, bukan sekadar pemberian insentif.

Masyarakat dilibatkan untuk menguji kendaraan, memberikan masukan terhadap desain mobil maupun kebijakan kota.

Pemerintah kemudian merespons dengan membangun parkir khusus, memperluas jaringan pengisian daya, memberikan parkir gratis, akses jalur bus, hingga mempermudah proses pembelian kendaraan.

Bloomberg juga menilai pendekatan Liuzhou dapat menjadi cetak biru bagi kota-kota lain yang ingin mempercepat transisi menuju kendaraan listrik tanpa harus bergantung pada subsidi besar.

FAQ

Mengapa Liuzhou disebut ibu kota EV dunia?

Karena memiliki salah satu tingkat penetrasi kendaraan listrik tertinggi di dunia, hanya berada di bawah Oslo, serta menjadi pusat produksi SGMW dan Hongguang Mini EV.

Apa kunci keberhasilan Liuzhou?

Riset perilaku pengguna, uji coba kendaraan sebelum dipasarkan, infrastruktur pengisian daya yang luas, serta kebijakan kota yang dirancang berdasarkan masukan masyarakat.

Mengapa Hongguang Mini EV sukses?

Harga terjangkau mulai Rp73,53 juta, dimensi ringkas, biaya operasional rendah, dan spesifikasi yang sesuai kebutuhan perjalanan harian masyarakat perkotaan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!