Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Selasa, 07 Juli 2026 - 14:15 WIB
Tidak ada yang dikerjakan manual sembarangan—setiap tahap termonitor lewat sistem digital yang disebut I²MS, Intelligent Island Manufacturing System, klaim SGMW sebagai yang pertama diterapkan di industri otomotif.
Tiga Lokasi, Satu Layar
Yang menarik dari sistem ini bukan cuma otomatisasinya, tapi cakupannya. Satu layar monitor bisa menampilkan data produksi dari tiga pabrik sekaligus secara real time: Liuzhou, Qingdao, dan Chongqing.
Sepanjang tahun berjalan, Liuzhou mencatat produksi 235.878 unit dengan penjualan 241.312 unit.
Qingdao membukukan produksi 45.371 unit, terjual 44.478 unit.
Chongqing lebih kecil: produksi 12.922 unit, terjual 11.174 unit.
Total produksi tahunan tercatat 294.171 unit, sementara akumulasi sepanjang sejarah pabrik sudah tembus 1.738.606 unit diproduksi dan 1.730.267 unit terjual—dengan capaian target tahunan baru menyentuh 36,8 persen.
Dalam peringkat volume pemasangan baterai tahun 2025, pabrik ini—bernama Saicrepu—berada di posisi ketiga nasional, di bawah CATL dan BYD. Prestasi yang lumayan mengingat namanya jarang disebut di luar China.
SAIKG Tech, Nama di Balik Baterai Wuling
Pabrik ini dioperasikan oleh Liuzhou SAIKG Technology Development Co., Ltd., bagian dari proyek "1-2-5" SAIC-GM-Wuling untuk melokalkan sistem tiga-elektrik kendaraan listriknya.
Skalanya tidak kecil: pada 2025, nilai output perusahaan ini mencapai 15,08 miliar yuan—setara sekitar Rp38,5 triliun—tumbuh 41 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan lebih dari 93 persen pendapatan berasal dari bisnis energi baru.
Tiga Lokasi, Satu Layar
Yang menarik dari sistem ini bukan cuma otomatisasinya, tapi cakupannya. Satu layar monitor bisa menampilkan data produksi dari tiga pabrik sekaligus secara real time: Liuzhou, Qingdao, dan Chongqing. Sepanjang tahun berjalan, Liuzhou mencatat produksi 235.878 unit dengan penjualan 241.312 unit.
Qingdao membukukan produksi 45.371 unit, terjual 44.478 unit.
Chongqing lebih kecil: produksi 12.922 unit, terjual 11.174 unit.
Total produksi tahunan tercatat 294.171 unit, sementara akumulasi sepanjang sejarah pabrik sudah tembus 1.738.606 unit diproduksi dan 1.730.267 unit terjual—dengan capaian target tahunan baru menyentuh 36,8 persen.
Dalam peringkat volume pemasangan baterai tahun 2025, pabrik ini—bernama Saicrepu—berada di posisi ketiga nasional, di bawah CATL dan BYD. Prestasi yang lumayan mengingat namanya jarang disebut di luar China.
SAIKG Tech, Nama di Balik Baterai Wuling
Pabrik ini dioperasikan oleh Liuzhou SAIKG Technology Development Co., Ltd., bagian dari proyek "1-2-5" SAIC-GM-Wuling untuk melokalkan sistem tiga-elektrik kendaraan listriknya.Skalanya tidak kecil: pada 2025, nilai output perusahaan ini mencapai 15,08 miliar yuan—setara sekitar Rp38,5 triliun—tumbuh 41 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan lebih dari 93 persen pendapatan berasal dari bisnis energi baru.
Lihat Juga :