Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
Selasa, 07 Juli 2026 - 14:35 WIB
Ekosistem Huawei — Ini yang Bikin Beda
Qiankun ADS 4.0/ADS 4 Pro jadi otak berkendaranya, dengan lidar solid-state terpasang dekat kaca depan. HarmonySpace 5 mengurus kokpit. Huawei IVCS menangani layanan cloud. Ada juga Limera — sistem laser vision di dalam kabin.Fiturnya mencakup navigasi tol dan kota otomatis, anti-tabrakan, sampai valet parkir jarak jauh. Di China, sistem ini sudah masuk level otonomi 3 — meski belum tentu berlaku sama di pasar lain.
Huajing S masuk dalam aliansi HIMA bersama Aito, Luxeed, Stelato, dan Maextro. Kerja sama serupa Huawei dengan Dongfeng dan GAC juga sedang berjalan — bukti Huawei makin serius menanam kaki di industri otomotif China.
Performa PHEV dan Baterai
Mesin turbo 1,5 liter berkekuatan 105 kW (141 hp) — spek Malaysia sedikit beda: 143 hp/220 Nm. Baterai LFP Wuling Magic tersedia dua kapasitas: 31 kWh dan 41,9 kWh, disebut juga Shenlian Battery 3.0 dengan sel dari CATL.Jarak tempuh listrik WLTC: 130 km, 160 km, dan 175 km untuk tiga varian. Standar CLTC menyebut angka berbeda: 200 km untuk baterai 31 kWh, 255 km untuk 41,9 kWh.
Motor tunggal menghasilkan 272 hp/310 Nm. Varian AWD dual motor jauh lebih buas: tenaga gabungan hingga 386 kW/620 Nm (setara ±525 hp/630 Nm), 0-100 km/jam dalam 5,2 detik, jarak listrik CLTC hingga 235 km.
Efisiensi termal mesinnya 43,2 persen. Konsumsi BBM 5,98 liter/100 km untuk varian 2WD, 6,98 liter/100 km untuk AWD.
Jarak tempuh gabungan (listrik + BBM) tembus lebih dari 1.100 km.
Isi daya cepat 3,5C — setara ±145 kW — bisa mengisi baterai dari 10 ke 60 persen hanya dalam 12 menit. Spek Malaysia menyebut 10 ke 70 persen dalam 14,5 menit.
Keamanan dan Manufaktur
C-NCAP bintang lima, rangka baja kekuatan 2.000 MPa. Kantong udara 9 titik (sebagian sumber sebut 14). Sistem keselamatan aktif Qiankun CAS 4.0 punya 23 fungsi. Baterainya diklaim lolos uji melebihi standar nasional China terbaru. Semua diproduksi di pabrik pintar I²MS milik SGMW.Posisi di Indonesia: Sinyal yang Tak Bisa Diabaikan
Lihat Juga :