Terjual 800 Unit, Rahasia Jetour T1 Bikin Pembeli Pilih Hybrid Ketimbang Bensin
Senin, 13 Juli 2026 - 19:11 WIB
Kuota diskon Jetour T1 tinggal sedikit, ini alasan konsumen Indonesia mulai beralih ke PHEV. Foto: Jetour Indonesia
JAKARTA - Fenomena order Jetour T1 yang tembus 800 unit sebulan menyingkap pergeseran selera pasar SUV Indonesia dari sekadar tampilan ke kombinasi teknologi dan harga masuk akal.
Delapan ratus unit dalam sebulan bukan angka main-main untuk merek yang baru masuk Indonesia. Sejak resmi merilis Juni lalu, Jetour T1 sudah menyedot 800 pemesanan dari kuota 1.000 unit pertama untuk program harga spesial — gabungan varian ICE dan Intelligent Dual Mode (i-DM).
Artinya, kuota nyaris habis, dan harga retail resmi yang lebih mahal tinggal menunggu waktu.
Yang menarik bukan sekadar angka bookingnya, tapi komposisinya. Michael Budihardja, Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, menyebut mayoritas pemesanan justru datang dari varian i-DM — bukan ICE yang biasanya jadi pilihan aman konsumen SUV baru di Indonesia.
Ini sinyal bahwa pasar mulai berani mencoba PHEV, asal produsen bisa menjelaskan keunggulannya dengan jelas dan harganya kompetitif.
Kenapa T1 Lebih Diterima Pasar
Kalau dibanding generasi SUV Jetour terdahulu yang masuk lebih dulu ke Indonesia, T1 punya beberapa keunggulan struktural yang langsung terasa di lapangan:
Pertama, segmentasi harga lebih tajam. Jetour T1 ICE dibanderol Rp388 juta OTR Jakarta untuk 1.000 konsumen pertama, naik ke Rp 408 juta setelah kuota habis.
Delapan ratus unit dalam sebulan bukan angka main-main untuk merek yang baru masuk Indonesia. Sejak resmi merilis Juni lalu, Jetour T1 sudah menyedot 800 pemesanan dari kuota 1.000 unit pertama untuk program harga spesial — gabungan varian ICE dan Intelligent Dual Mode (i-DM).
Artinya, kuota nyaris habis, dan harga retail resmi yang lebih mahal tinggal menunggu waktu.
Yang menarik bukan sekadar angka bookingnya, tapi komposisinya. Michael Budihardja, Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, menyebut mayoritas pemesanan justru datang dari varian i-DM — bukan ICE yang biasanya jadi pilihan aman konsumen SUV baru di Indonesia.
Ini sinyal bahwa pasar mulai berani mencoba PHEV, asal produsen bisa menjelaskan keunggulannya dengan jelas dan harganya kompetitif.
Kenapa T1 Lebih Diterima Pasar
Kalau dibanding generasi SUV Jetour terdahulu yang masuk lebih dulu ke Indonesia, T1 punya beberapa keunggulan struktural yang langsung terasa di lapangan:Pertama, segmentasi harga lebih tajam. Jetour T1 ICE dibanderol Rp388 juta OTR Jakarta untuk 1.000 konsumen pertama, naik ke Rp 408 juta setelah kuota habis.
Lihat Juga :