Ford Gunakan AI untuk Hidupkan Kembali Aurora Tahun 1964
Minggu, 26 Juli 2026 - 13:19 WIB
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah sistem navigasi yang masih sangat sederhana, yang mendahului teknologi GPS. Kendaraan ini juga memiliki atap kaca yang dapat beralih antara keadaan transparan dan buram hanya dengan menekan sebuah tombol. Pada tahun 1964, teknologi ini hampir tidak terbayangkan, tetapi saat ini kaca elektrokromik digunakan di banyak kendaraan kelas atas.
Di dalam kabin, Ford membayangkan ruang yang lebih mirip ruang tamu daripada mobil station wagon tradisional. Aurora menawarkan beberapa zona iklim independen, pendingin minuman, sistem hiburan kursi belakang, tempat duduk bergaya lounge, dan ruang yang luas bagi penumpang untuk bersantai selama perjalanan mereka. Banyak fitur serupa kini umum ditemukan pada SUV kelas atas, sedan mewah, dan kendaraan utilitas VIP.
Interior yang lapang berasal dari dimensi keseluruhannya yang sangat besar. Ford Aurora memiliki panjang 5.766 mm dengan jarak sumbu roda 3.327 mm.
Sebagai perbandingan, versi Ford Expedition MAX dengan jarak sumbu roda yang diperpanjang saat ini memiliki panjang 5.631 mm dan jarak sumbu roda 3.340 mm.
Ini menunjukkan bahwa Aurora masih merupakan kendaraan yang sangat besar bahkan jika dibandingkan dengan SUV modern.
Detail penting lainnya adalah setir berbentuk kuk, bukan yang bulat seperti biasanya. Ford sebelumnya memperkenalkan desain ini bersamaan dengan sistem kemudi yang hanya membutuhkan sekitar setengah putaran dari kiri ke kanan, sebuah ide yang cukup mirip dengan sistem kemudi elektronik steer-by-wire yang digunakan Tesla pada Cybertruck beberapa dekade lalu.
Meskipun setir bergaya yoke belum banyak digunakan di industri otomotif, ini adalah contoh bagaimana Aurora mengantisipasi beberapa tren masa depan. Ford membayangkan Aurora memiliki kompartemen terpisah untuk anak-anak, dipisahkan dari bagian interior lainnya oleh partisi kaca yang dioperasikan secara elektrik, lengkap dengan pendingin udara dan sistem audio sendiri.
Di dalam kabin, Ford membayangkan ruang yang lebih mirip ruang tamu daripada mobil station wagon tradisional. Aurora menawarkan beberapa zona iklim independen, pendingin minuman, sistem hiburan kursi belakang, tempat duduk bergaya lounge, dan ruang yang luas bagi penumpang untuk bersantai selama perjalanan mereka. Banyak fitur serupa kini umum ditemukan pada SUV kelas atas, sedan mewah, dan kendaraan utilitas VIP.
Interior yang lapang berasal dari dimensi keseluruhannya yang sangat besar. Ford Aurora memiliki panjang 5.766 mm dengan jarak sumbu roda 3.327 mm.
Sebagai perbandingan, versi Ford Expedition MAX dengan jarak sumbu roda yang diperpanjang saat ini memiliki panjang 5.631 mm dan jarak sumbu roda 3.340 mm.
Ini menunjukkan bahwa Aurora masih merupakan kendaraan yang sangat besar bahkan jika dibandingkan dengan SUV modern.
Detail penting lainnya adalah setir berbentuk kuk, bukan yang bulat seperti biasanya. Ford sebelumnya memperkenalkan desain ini bersamaan dengan sistem kemudi yang hanya membutuhkan sekitar setengah putaran dari kiri ke kanan, sebuah ide yang cukup mirip dengan sistem kemudi elektronik steer-by-wire yang digunakan Tesla pada Cybertruck beberapa dekade lalu.
Meskipun setir bergaya yoke belum banyak digunakan di industri otomotif, ini adalah contoh bagaimana Aurora mengantisipasi beberapa tren masa depan. Ford membayangkan Aurora memiliki kompartemen terpisah untuk anak-anak, dipisahkan dari bagian interior lainnya oleh partisi kaca yang dioperasikan secara elektrik, lengkap dengan pendingin udara dan sistem audio sendiri.
Lihat Juga :