Batu Meteornya Disebut Laku Rp26 Miliar, Pengakuan Joshua Hutagalung Bikin Kaget!

Rabu, 18 November 2020 - 21:52 WIB
Pria pembuat peti mati ini mengungkapkan, batu meteor seberat 1.800 gram ini sudah dibeli oleh warga asing yang mengaku bernama Jared di pertengahan Agustus. Namun harganya tidak sebombastis pemberitaan. Batu itu hanya dibanderol sekitar Rp200 juta dan ditambah lagi penjualan atap seng rumah sebesar Rp14 juta. "Jadi total uang yang saya terima hanya Rp214 juta," sebutnya seraya menambahkan, negosiasi harga tidak sulit.

Ditanya digunakan untuk apa uang hasil penjualan batu meteor, Joshua menjelaskan, uang hasil dari penjualan tersebut dibagi-bagikan kepada anak yatim piatu, warga di dua dusun tempat dirinya tinggal. Masing-masing Dusun Sitahan Barat dan Dusun Aek Nabali. (Baca juga: Kemungkinan Benda Angkasa yang Jatuh di Medan Lebih dari 1 Sangat Besar )

Selain itu, juga dipergunakan untuk memperbaiki rumah peninggalan orang tua yang ditempatinya. "Hasilnya ada juga saya bagikan kepada warga sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan kepada saya," ujarnya.

Joshua menegaskan, meskipun batu meteor itu laku menghasilkan uang ratusan juta rupiah, kehidupannya bersama keluarga tidak ada yang berubah. "Saya tetap bekerja sebagai buruh di perkebunan sawit di kampung saya ini," tambahnya.

Diketahui, baru meteor berwarna hitam menimpa rumah Joshua Hutagalung pada awal Agustus 2020. Saat jatuh suaranya keras bahkan seng atap jebol dan batunya masuk ke dalam tanah sedalam 10 centimeter. Ketika di pegang sedikit terasa panas.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!