AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik

Senin, 18 Mei 2026 - 11:30 WIB
loading...
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik. Foto/ Daily
A A A
BEIJING - Sebuah studi baru menemukan bahwa penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem pengisian daya kendaraan listrik (EV) berpotensi membantu memperpanjang masa pakai baterai hingga 23 persen tanpa memengaruhi waktu pengisian.

Studi ini diterbitkan oleh IEEE dan dikembangkan oleh para peneliti dari Universitas Teknologi Chalmers

Menurut para peneliti, mereka mengembangkan algoritma pengisian daya yang "sadar kesehatan" yang mampu mengidentifikasi kesehatan baterai dan menyesuaikan proses pengisian daya sesuai dengan kondisi baterai saat ini.

Sistem ini dapat "mempelajari" kondisi baterai seiring bertambahnya usia, termasuk mendeteksi tanda-tanda awal penurunan kinerja. Berdasarkan data tersebut, algoritma akan menyesuaikan laju tegangan pengisian daya untuk mengurangi tekanan pada sel baterai.

Dalam simulasi yang dilakukan, baterai yang menggunakan sistem AI mampu bertahan hingga 703 siklus pengisian daya sebelum kapasitasnya turun di bawah 80 persen.

Sebagai perbandingan, baterai yang menggunakan metode pengisian daya konvensional hanya mampu mencapai sekitar 572 siklus.

Menariknya, waktu pengisian daya hampir tidak berubah. Metode konvensional mencatat waktu pengisian daya sekitar 24,15 menit, sedangkan sistem AI membutuhkan waktu 24,12 menit.

Studi tersebut juga menyatakan bahwa sistem AI tidak memerlukan sensor tambahan khusus untuk memantau baterai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
4 Profesi yang Tidak...
4 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan oleh Teknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved