Begini Alasan China Larang Tesla Berkeliaran Bebas

Minggu, 21 Maret 2021 - 23:26 WIB
Arahan tersebut menyarankan pemilik untuk memarkir Tesla di luar properti militer. Kedua sumber ini menyebutkan, pengumuman ini sudah disampaikan kepada rakyat China.

Bloomberg News sebelumnya melaporkan langkah tersebut. Pavel Molchanov, seorang analis di Raymond James & Associates, mengatakan, pembatasan terbaru pada Tesla sangat mirip dengan permusuhan Pemerintah AS terhadap Huawei karena kekhawatiran Beijing dapat memiliki akses ke infrastruktur telekomunikasi AS.

“Kalaupun kekhawatiran itu dibesar-besarkan, bisa menimbulkan dislokasi bagi perusahaan yang terkena dampak langsung,” ujarnya.

Secara terpisah, Wall Street Journal, melaporkan Pemerintah China membatasi penggunaan mobil Tesla oleh personel di militer, perusahaan milik negara di industri sensitif, dan agensi utama.

Tidak jelas apakah tindakan tersebut diterapkan pada semua fasilitas semacam itu. Langkah ini dilakukan setelah tinjauan keamanan pemerintah terhadap kendaraan Tesla, kata laporan itu, mengutip sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Untuk diketahui, Tesla menjual 147.445 mobil di China tahun lalu. Atau 30% dari total pengirimannya, meskipun persaingan tumbuh dari pesaing domestik seperti Nio Inc dan Geely.

Kantor Informasi Dewan Negara China dan Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar. Kementerian Pertahanan China juga tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!