Pemilik Tesla di China Akan Bisa Akses Semua Data di Mobilnya
Kamis, 06 Mei 2021 - 15:05 WIB
Dipabriknya di Shanghai, Tesla membuat sedan Model 3 listrik dan kendaraan sport Model Y. Tesla sendiri dikenal bukan sebagai mobil canggih, tapi lebih kepada "komputer beroda". Karena punya banyak sekali sensor dan menghasilkan banyak sekali data.
Ini pertama kalinya Tesla memperbolehkan konsumen umum mengakses data di kendaraan di China. Dalam beberapa tahun terakhir banyak sekali kendaraan yang saat ini dibekali kamera dan sensor-sensor. Kamera dan sensor merekam data penggunaan mobil oleh konsumen, serta menyimpan dan mengirimkannya ke server perusahaan. Data ini sangat berharga.
Adapun China menerbitkan rancangan aturan untuk memastikan keamanan data yang direkam oleh smart car seperti Tesla. Dalam rancangan baru itu, data yang dihasilkan oleh mobil listrik seperti Tesla harus disimpan di server yang ada di China.
BACA JUGA: Lebaran Ingin Ganti Velg Mobil? Pahami Istilah Offset dan PCD
April lalu, Tesla jadi sorotan media di China dan regulator. Penyebabnya, karena ada seorang konsumen yang tiba-tiba naik di mobil Tesla di pameran Shanghai Auto Show untuk protes. Ternyata, ia protes karena rem di mobil Teslanya bermasalah dan membuatnya kecelakaan. Video kecelakaan itu juga menjadi viral. Tesla sendiri sudah menyediakan data terkait insiden rem ke regulator.
Ini pertama kalinya Tesla memperbolehkan konsumen umum mengakses data di kendaraan di China. Dalam beberapa tahun terakhir banyak sekali kendaraan yang saat ini dibekali kamera dan sensor-sensor. Kamera dan sensor merekam data penggunaan mobil oleh konsumen, serta menyimpan dan mengirimkannya ke server perusahaan. Data ini sangat berharga.
Adapun China menerbitkan rancangan aturan untuk memastikan keamanan data yang direkam oleh smart car seperti Tesla. Dalam rancangan baru itu, data yang dihasilkan oleh mobil listrik seperti Tesla harus disimpan di server yang ada di China.
BACA JUGA: Lebaran Ingin Ganti Velg Mobil? Pahami Istilah Offset dan PCD
April lalu, Tesla jadi sorotan media di China dan regulator. Penyebabnya, karena ada seorang konsumen yang tiba-tiba naik di mobil Tesla di pameran Shanghai Auto Show untuk protes. Ternyata, ia protes karena rem di mobil Teslanya bermasalah dan membuatnya kecelakaan. Video kecelakaan itu juga menjadi viral. Tesla sendiri sudah menyediakan data terkait insiden rem ke regulator.
(dan)
Lihat Juga :