Mobil Terkencang di Dunia kini Hadir dengan Dua Varian Baru
Sabtu, 29 Mei 2021 - 12:00 WIB
SSC Tuatara kini memiliki varian baru yang tenaga maksimalnya tembus 2.200 daya kuda. Foto/SSC North America.
AMERIKA SERIKAT - Produsen mobil Amerika, sekaligus produsen mobil pemegang rekor terkencang di dunia, SSC North America baru-baru ini merilis dua varian baru dari SSC Tuatara yakni SSC Tuatara Striker dan SSC Tuatara Aggressor. Kedua mobil tersebut hadir dengan spesialisasi masing-masing.
SSC Tuatara Striker merupakan versi terbaru dari SSC Tuatara yang dinobatkan sebagai mobil terkencang di dunia.Diketahui SSC Tuatara saat ini merupakan mobil pemegang rekor kecepatan tertinggi di dunia yakni 455,3 kilometer per jam.
Untuk varian ini, SSC North America menambahkan berbagai elemen aerodinamika seperti sayap mobil, sayap mobil belakang aktif, stabilizer vertikal dan rear diffuser. Penambahan paket aerodinamika itu membuat mobil jauh lebih stabil saat kecepatan menembus 257 kilometer per jam.
Baca juga : Studi Menyimpulkan, Janji Manis Mobil Listrik Tidak Sepenuhnya Benar
Agar downforce semakin baik, perusahaan mobil yang berbasis di Richland, Washington, Amerika Serikat itu menambahkan side rocker, splitter bagian depan, serta kap mesin yang menukik seperti hidung pesawat terbang. Perubahan desain kap dan penambahan side rockers membuat downforce jadi lebih baik dimana pembagian tekanan gravitasi menjadi 45,4 persen di bagian depan dan 54,6 di bagian belakang. Alhasil stabilitas mobil jadi lebih baik.
SSC Tuatara Striker merupakan versi terbaru dari SSC Tuatara yang dinobatkan sebagai mobil terkencang di dunia.Diketahui SSC Tuatara saat ini merupakan mobil pemegang rekor kecepatan tertinggi di dunia yakni 455,3 kilometer per jam.
Untuk varian ini, SSC North America menambahkan berbagai elemen aerodinamika seperti sayap mobil, sayap mobil belakang aktif, stabilizer vertikal dan rear diffuser. Penambahan paket aerodinamika itu membuat mobil jauh lebih stabil saat kecepatan menembus 257 kilometer per jam.
Baca juga : Studi Menyimpulkan, Janji Manis Mobil Listrik Tidak Sepenuhnya Benar
Agar downforce semakin baik, perusahaan mobil yang berbasis di Richland, Washington, Amerika Serikat itu menambahkan side rocker, splitter bagian depan, serta kap mesin yang menukik seperti hidung pesawat terbang. Perubahan desain kap dan penambahan side rockers membuat downforce jadi lebih baik dimana pembagian tekanan gravitasi menjadi 45,4 persen di bagian depan dan 54,6 di bagian belakang. Alhasil stabilitas mobil jadi lebih baik.
Lihat Juga :