Mengenal Komponen Aki Kering dan Basah serta Tips Merawatnya agar Awet

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 23:01 WIB
Perbedaan komponen aki juga terdapat pada jenis cairan elektrolit yang digunakan dan diisikan pada masing-masing cell. Khusus untuk aki basah, biasanya menggunakan cairan yang mirip dengan air sedangkan pada aki kering larutannya berbentuk gel.

Meskipun berbeda, namun setiap larutan dibuat dari bahan air dan ion sulfat. Fungsi dari larutan ini adalah menjadi zat yang bereaksi ketika digunakan.

9. Terminal aki

Disebut juga dengan kutub baterai yang letaknya ada di atas wadah dan dihubungkan ke rangkaian beban arus seperti lampu, starter listrik dan lainnya. Komponen ini juga memiliki terminal positif serta negatif.

Tips untuk merawat aki kering dan basah agar tetap awet

Setelah mengetahui semua komponen aki kering dan basah, berikut ini tips merawat supaya aki menjadi lebih awet.

1. Jangan lupa mengisi air aki dan mengecas

Bagi yang menggunakan aki basah, selalu perhatikan kondisi air aki. Jangan sampai tunggu air aki habis, karena bisa mengakibatkan kerusakan. Selalu isi air aki tepat waktu.

Jangan lupa juga untuk mengecas aki jika daya sudah mulai berkurang. Pengecasan bisa dilakukan pada saat servis rutin atau di rumah. Pastikan juga tahu cara mengecas yang benar.

2. Membersihkan kerak putih pada tutup aki

Pada aki basah seringkali muncul kerak putih di sekitaran tutup aki karet. Bersihkan secara rutin dengan menyiramnya menggunakan air panas setelah melepas aki dari kendaraan.

Kerak putih ini harus dibersihkan karena bisa menciptakan korosi. Jangan lupa saat membersihkan, cek juga apakah ada bagian yang retak.

3. Menyalakan kendaraan dengan rutin

Supaya aki bisa terus menyimpan daya, maka Anda harus sering memanaskan kendaraan. Setidaknya selama 10 menit. Seminggu bisa melakukannya dua hingga tiga kali. Sehingga daya bisa selalu disimpan dan aki dalam kondisi baik.

4. Perhatikan beban penggunaan listrik pada kendaraan

Terakhir adalah selalu perhatikan penggunaan daya listrik pada kendaraan. Sesuaikan kebutuhan listrik dengan daya yang disimpan pada aki. Jangan terlalu berlebihan jika ingin menambahkan aksesoris kendaraan yang membutuhkan listrik.

Sebagai catatan, daya listrik yang terlalu besar akan membuat aki lebih cepat tekor. Pengguna pun akan rugi karena aki tidak bisa bertahan lama.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!