Nasib Produksi Chevrolet Corvette di Ujung Tanduk karena Rencana Buruh Mogok Total

Rabu, 19 Januari 2022 - 08:00 WIB
Upaya mogok total itu bermuara pada kekecewaan para buruh akan masa depan mereka. Pasalnya banyak buruh tidak diperkerjakan dengan kontrak lokal karena merupakan karyawan alih daya. Hal itu membuat mereka mendapatkan gaji yang sangat kecil.

Baca juga : Edan, Tesla Kasih Mobil ke Konsumen Tanpa Kampas Rem Belakang

Mereka juga berharap agar Chevrolet bisa memberikan jaminan kesehatan dan keamanan. Brain Ferrett, salah satu perwakilan buruh Chevrolet mengatakan selama 20 tahun Chevrolet telah menikmati kondisi ini. Mereka berhasil menekan perusahaan outsource dengan memberikan gaji di bawah standar.

"Kami berupaya agar para buruh bisa mendapat keuntungan yang lebih baik sementara bisnis juga tetap berjalan dan semakin kompetitif," ujar Brain Ferrett.

Hanya saja disebutkan Carbuzz, Chevrolet justru memberikan tawaran yang tidak sesuai dengan keinginan para buruh. Mereka malah mengeyampingkan tuntutan para buruh dengan memberikan solusi pengurangan waktu kerja. "Sangat mengecewakan karena mereka sama sekali tidak mempertimbangkan keinginan kami untuk perubahan yang lebih baik," ujar perwakilan buruh lainnya, Jason Watson.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!