Wajib Tahu, Ini Bagian Mobil yang Wajib Dicek Sebelum Mudik!
Jum'at, 29 April 2022 - 11:45 WIB
4. Air radiator
Air radiator punya tugas mulia yakni sebagai pendingin mesin mobil agar bisa bekerja dengan baik. Risikonya kalau sampai air radiator habis, mesin mobil Anda bisa jebol dan harus turun mesin.
Oleh karena itu, cek dahulu kondisi air radiator sebelum pergi mudik. Buka tutup atas radiator dan perhatikan batas ketinggian. Periksa juga tabung peyimpanan cadangan air radiator. Kalau kurang, isi hingga batas atas. Jangan melebihi batas karena air radiator tidak bisa bersirkulasi dengan baik.
5. Air pembersih kaca
Air pembersih kaca atau air wiper fungsinya tidak sepenting dua cairan di atas. Namun jangan pernah dianggap sepele. Berjalan saat hujan tidak terlalu deras tapi kaca kotor membuat visibilitas terganggu. Di saat bersamaan, air wiper yang habis membuat risiko baret di karet wiper.
6. Minyak power steering
Teknologi Electric Power Steering (EPS) membuat power steering hidrolis mulai dilupakan. Meski demikian, masih banyak mobil yang mengandalkan sistem hidrolis ini. Ada tabung cadangan tempat mengisi ulang minyak power steering. Silakan isi sesuai takaran. Hati-hati terhadap kebocoran.
Letak pompa power steering di bawah berisiko memercikkan minyak ke knalpot. Sama dengan cairan kimia lainnya, minyak power steering juga memiliki titik bakar cukup rendah sehingga mudah menyala.
7. Freon AC
Air radiator punya tugas mulia yakni sebagai pendingin mesin mobil agar bisa bekerja dengan baik. Risikonya kalau sampai air radiator habis, mesin mobil Anda bisa jebol dan harus turun mesin.
Oleh karena itu, cek dahulu kondisi air radiator sebelum pergi mudik. Buka tutup atas radiator dan perhatikan batas ketinggian. Periksa juga tabung peyimpanan cadangan air radiator. Kalau kurang, isi hingga batas atas. Jangan melebihi batas karena air radiator tidak bisa bersirkulasi dengan baik.
5. Air pembersih kaca
Air pembersih kaca atau air wiper fungsinya tidak sepenting dua cairan di atas. Namun jangan pernah dianggap sepele. Berjalan saat hujan tidak terlalu deras tapi kaca kotor membuat visibilitas terganggu. Di saat bersamaan, air wiper yang habis membuat risiko baret di karet wiper.
6. Minyak power steering
Teknologi Electric Power Steering (EPS) membuat power steering hidrolis mulai dilupakan. Meski demikian, masih banyak mobil yang mengandalkan sistem hidrolis ini. Ada tabung cadangan tempat mengisi ulang minyak power steering. Silakan isi sesuai takaran. Hati-hati terhadap kebocoran.
Letak pompa power steering di bawah berisiko memercikkan minyak ke knalpot. Sama dengan cairan kimia lainnya, minyak power steering juga memiliki titik bakar cukup rendah sehingga mudah menyala.
7. Freon AC
Lihat Juga :