Bahaya Kompresi Mesin Mobil Lemah, Akibatnya Bisa Fatal
Rabu, 05 Oktober 2022 - 06:30 WIB
Kompresi mesin pada mobil akibat kerusakan mesin internal, seperti piston berlubang atau batang penghubung patah, batang dorong bengkok, katup dengan pegas patah, atau katup rusak atau bocor. Kemungkinan lainnya bisa karena timing belt.
Bagian ini menghubungkan camshaft dan crankshaft dan diperlukan untuk memutar camshaft. Jika rusak atau aus dan camshaft tidak dapat berputar, timing belt tidak dapat membuka katup buang atau katup masuk untuk memungkinkan aksi pembakaran memberikan kompresi yang diperlukan untuk menggerakkan mobil.
Baca juga; Cara Membersihkan Ruang Mesin Mobil Agar Performa Tetap Terjaga
Meskipun anda dapat mengendarai mobil dengan kompresi mesin yang lemah, namun hal ini akan berakibat fatal pada kerusakan ke seluruh internal blok mesin. Tidak sampai disitu saja, jika kompresi mesin mobil tidak segera diperbaiki akan memperparah masalah misfire dan penghematan bahan bakar yang hanya akan bertambah buruk seiring waktu.
(MG/ Nabillah Amanda Rahmawaty)
Bagian ini menghubungkan camshaft dan crankshaft dan diperlukan untuk memutar camshaft. Jika rusak atau aus dan camshaft tidak dapat berputar, timing belt tidak dapat membuka katup buang atau katup masuk untuk memungkinkan aksi pembakaran memberikan kompresi yang diperlukan untuk menggerakkan mobil.
Baca juga; Cara Membersihkan Ruang Mesin Mobil Agar Performa Tetap Terjaga
Meskipun anda dapat mengendarai mobil dengan kompresi mesin yang lemah, namun hal ini akan berakibat fatal pada kerusakan ke seluruh internal blok mesin. Tidak sampai disitu saja, jika kompresi mesin mobil tidak segera diperbaiki akan memperparah masalah misfire dan penghematan bahan bakar yang hanya akan bertambah buruk seiring waktu.
(MG/ Nabillah Amanda Rahmawaty)
(wib)
Lihat Juga :