Kejar Tesla, Hyundai Siap Habiskan Dana Rp196 Triliun untuk Perangkat Lunak

Kamis, 13 Oktober 2022 - 10:00 WIB
Baca juga : Mobil Sport Kesayangan Jose Mourinho Akhirnya Disuntik Mati



Dia melanjutkan perangkat lunak kreasi Hyundai itu nantinya akan memungkinkan pelanggan untuk menjaga mobil mereka tetap menjadi yang terdepan dengan fitur dan teknologi terbaru. Jadi, tidak akan ada pernah ada kata usang buat mobil-mobil buatan Hyundai.

Hal itu terjadi berkat ngadopsi teknologi OTA itu tahun depan, 2023. “Kendaraan akan selalu dalam kondisi . Anda tidak perlu pergi ke sevice center untuk melakukan pembaruan OTA,” jelas Chung Kook Park.

Kedua, hadirnya platform baru yang akan membuat pengaplikasian SDVs jadi lebih mudah dan efisien. Platform yang dikhususkan untuk mobil listrik itu nantinya akan hadir dalam dua jenis yakni eM, dan eS. Platform baru dari EV ini akan dibuat di bawah sistem Integrated Modular Architecture (IMA) dari Hyundai Motor Group.

”Platform baru ini mengarah pada standarisasi lebih lanjut serta modularisasi komponen inti kendaraan listrik, seperti baterai dan motor, di mana pada saat yang sama juga menawarkan keuntungan di sektor tambahan bagi kendaraan listrik,” ujar Paul Choo, Executive Vice President of Head of Electronics & Infotainment Development Center Hyundai Motor Group.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!