Mobil BMW Bertenaga Hidrogen Mulai Masuk Jalur Produksi
Kamis, 08 Desember 2022 - 10:10 WIB
Dalam pengumumnnya, dikatakan bahwa mobil konsep bertenaga hidrogen BMW iX5 yang diperkenalkan tahun lalu saat ini sudah mulai diproduksi dalam jumlah terbatas. FOTO/ IST
JAKARTA - BMW resmi memulai produksi kendaraan bertenaga hidrogen di saat banyak produsen otomotif merek lain berlomba-lomba memproduksi kendaraan listrik.
Hal tersebut diungkap langsung oleh Chairman BMW, Oliver Zipse dan Anggota Dewan Pengembangan BMW Frank Weber baru-baru ini.
BACA JUGA - Pesawat Hidrogen Siap Terbang
Dalam pengumumnnya, dikatakan bahwa mobil konsep bertenaga hidrogen BMW iX5 yang diperkenalkan tahun lalu saat ini sudah mulai diproduksi dalam jumlah terbatas. Produksi dilakukan di kantor pusat BMW, di Munich, Jerman.
Untuk diketahui, BMW iX5 Hydrogen sendiri ditenagai oleh sepasang motor listrik dengan output gabungan 369bhp. Motor eDrive generasi kelima perusahaan ini juga merupakan motor yang sama ditampilkan pada mobil listrik i7 dan iX.
Namun, alih-alih menarik energi listrik yang tersimpan dari paket baterai seperti mobil listrik konvensional, iX5 menghasilkan listriknya melalui reaksi kimia antara hidrogen yang tersimpan dan oksigen dari udara melalui sel bahan bakar yang mampu menghasilkan 125kW.
Hal tersebut diungkap langsung oleh Chairman BMW, Oliver Zipse dan Anggota Dewan Pengembangan BMW Frank Weber baru-baru ini.
BACA JUGA - Pesawat Hidrogen Siap Terbang
Dalam pengumumnnya, dikatakan bahwa mobil konsep bertenaga hidrogen BMW iX5 yang diperkenalkan tahun lalu saat ini sudah mulai diproduksi dalam jumlah terbatas. Produksi dilakukan di kantor pusat BMW, di Munich, Jerman.
Untuk diketahui, BMW iX5 Hydrogen sendiri ditenagai oleh sepasang motor listrik dengan output gabungan 369bhp. Motor eDrive generasi kelima perusahaan ini juga merupakan motor yang sama ditampilkan pada mobil listrik i7 dan iX.
Namun, alih-alih menarik energi listrik yang tersimpan dari paket baterai seperti mobil listrik konvensional, iX5 menghasilkan listriknya melalui reaksi kimia antara hidrogen yang tersimpan dan oksigen dari udara melalui sel bahan bakar yang mampu menghasilkan 125kW.
Lihat Juga :