Produksi Mobil di Indonesia Bisa 2,4 Juta Unit Setahun, Kok Hanya Terpakai 1,5 Juta?

Senin, 30 Januari 2023 - 08:14 WIB
loading...
Produksi Mobil di Indonesia...
Ekspor Toyota Veloz yang merupakan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Foto: dok TMMIN
A A A
JAKARTA - Kapasitas produksi mobil di Indonesia hanya terpakai 1,5 juta unit. Padahal, seharusnya bisa tembus 2,4 juta unit per tahun. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi. Tapi, apa alasannya?

Industri otomotif di Indonesia saat ini terus berusaha bangkit setelah dihantam pandemi Covid-1 9 serta krisis suplai bahan baku dan chip semikonduktor. Untuk itu, perlahan jumlah produksi terus ditingkatkan untuk menarik investor menanamkan modalnya.

“Kapasitas produksi kita sekitar 2,4 juta unit per tahun. Tahun lalu kapasitasnya terpakai hampir 1,5 juta, karena kita masih mengimpor kendaraan CBU sekitar 70 sampai 80 ribu unit,” kata Nangoi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data yang dirilis Gaikindo, angka domestik sepanjang 2022 mencapai 1.048.040 unit, dan angka ekspor CBU sebesar 470 ribu unit.
Melihat hal tersebut, Gaikindo yakin bisa mencapai angka produksi yang lebih besar lagi.

“Jadi, kita masih ada over capacity sebesar 920 ribu unit. Mudah-mudahan pada tahun ini lebih banyak terpakai. Sehingga nantinya yang namanya efisiensi dan produktivitas bisa dimaksimalkan,” ujar Nangoi.

Namun, Yohannes Nangoi juga menegaskan bahwa kapasitas produksi didapat berdasarkan jumlah penjualan di tahun sebelumnya. Oleh karena itu, jumlah produksinya akan menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Nggak mungkin, kita nggak akan bisa bikin 2,4 juta unit mobil lalu habis terjual, nggak bisa. Begitu naik (permintaan) pasti kita akan naikin kapasitas produksi. Nggak mungkin kita akan mencapai angka itu. Kalau produksinya sampai 1,8 juta unit, pasti kapasitasnya akan kita naikin lagi,” ungkap Nangoi.

Untuk mendorong kapasitas produksi meningkat, Nangoi menjelaskan hal tersebut bisa dilakukan kalau jumlah ekspor naik. Ini akan membuat kapasitas produksi bisa terpakai sepenuhnya atau setidaknya mendekati batas maksimal.

“Yang bisa mendorong itu kalau kita lihat sekarang kita sudah terpakai 1.480.000 tahun lalu. Bayangkan kalau ekspor kita dalam 2 sampai 3 tahun mencapai 1 juta, itu berarti kita akan menambah 500.000 atau kira-kira sekitar 2 juta sudah terpakai. Jadi yang bisa betul-betul mendorong itu adalah ekspornya,” ucapnya.

BACA JUGA: Serius, Chery Ingin Jadikan Indonesia Basis Produksi Mobil Setir Kanan

Menurut Nangoi, peningkatan jumlah produksi juga menjadi sinyal positif karena akan membuat perekonomian Indonesia semakin kuat. Ini juga akan membawa investor untuk menanamkan modalnya di Tanah Air.

“Itu adalah hal yang positif, kenapa? Karena kapasitas produksi terpakai, rekrutmen tenaga kerja akan bertambah, devisa masuk kekita,”ucapnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barisan Mobil Terbaru...
Barisan Mobil Terbaru yang Akan Tampil di GIIAS 2026 Diumumkan
Data GAIKINDO 2026:...
Data GAIKINDO 2026: Sinyal Bahaya bagi Produsen yang Lambat Beradaptasi dengan Listrik
Chevrolet Corvette Z06...
Chevrolet Corvette Z06 Bathurst 12 Hour Special Edition 2026, Diproduksi hanya 12 Unit
Geliat EV Menguat, BYD...
Geliat EV Menguat, BYD Bidik Peran Strategis di Pasar Indonesia
Megapabrik di Jantung...
Megapabrik di Jantung Peradaban: Saat Robot dan Ambisi BYD Mengubah Wajah Zhengzhou
Standar Eropa Masuk...
Standar Eropa Masuk Cibitung: TÜV Rheinland dan BPLJSKB Ubah Peta Uji Kendaraan RI di 2026
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang Besok
10 Perusahaan Mobil...
10 Perusahaan Mobil Terbesar di Dunia, Pendapatannya Tembus Rp5.179 Triliun
Rekomendasi
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved