Perang Dagang, Mobil China Chery Pangkas Harga 10%

Senin, 27 Maret 2023 - 15:55 WIB
loading...
Perang Dagang, Mobil...
Mobil Chery. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Perusahaan mobil raksasa China, memangkas harga jual mobil Chery hingga 10%. Ada beberapa model mobil yang harganya terkena pangkas, sebagai imbas dari perang harga.

Dilansir dari CNEVPost, Divisi Kendaraan Baru (NEV) mobil China, Chery memangkas harga beberapa model mobil.

"Chery New Energy hari ini mengumumkan bahwa harga panduan resmi untuk tiga model NEV-nya telah dipotong hingga 9.000 yuan ($1.310) mulai pukul 00:00 pada 27 Maret," katanya, dikutip SINDOnews, Senin (27/3/2023).

Baca juga: Perusahaan Mobil China Bantu Polandia Bikin Mobil Nasional

Dengan pengurangan harga ini, diharapkan penjualan mobil Chery akan kembali naik dan berangsur normal.

"Pada Januari-Februari, penjualan NEV Chery sebanyak 13.293 unit, turun 57,6% dari 31.367 unit, pada periode yang sama tahun lalu," sambungnya.

Adapun ketiga unit mobil yang mengalami pengurangan harga itu adalah Es Krim QQ, Semut Kecil, dan Wujie Pro.

"Menyusul pengurangan ini, kisaran harga awal QQ Ice Cream terbaru adalah RMB 35.900 hingga RMB 45.900, Semut Kecil dari RMB 64.999 hingga RMB 94.000, dan Wujie Pro dari RMB 84.900 hingga RMB 110.900," paparnya.

Baca juga: India Tolak Investasi China, Perusahaan Mobil China Jadi Korban

Selain mengikuti persaingan harga yang semakin ketat, penurunan ini juga disebabkan oleh harga lithium karbonat, bahan baku utama baterai, telah turun tajam dalam beberapa bulan terakhir.

"Dengan harga saat ini turun sekitar 50% dari titik tertingginya November lalu," jelasnya.

Hal ini masih ditambah dengan Tesla yang telah memangkas harga di awal tahun. Alhasil, terjadi perang harga dengan diskon besar-besaran. Langkah ini diambil agar perusahaan bisa tetap bertahan dalam persaingan.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Honda Kaget, Volkswagen...
Honda Kaget, Volkswagen Belajar: China Kini Jadi Guru Industri Mobil Dunia
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Rekomendasi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved