GM ISV Resmi Jadi Kendaraan Tempur Tentara Amerika, Ini Keistimewaannya
Minggu, 09 April 2023 - 10:17 WIB
loading...
GM ISV akan segera mulai diproduksi oleh GM Defense untuk kendaraan tempur. Foto-foto/Carbuzz.
A
A
A
JAKARTA - Angkatan Bersenjata Amerika Serikat atau US Armed Force akhirnya resmi menunjuk General Motors (GM) Defense untuk memproduksi secara penuh Infantry Squad Vehicle (ISV) sebagai kendaraan tempur (ranpur)mereka. Penunjukan itu merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya GM Defense berhasil memenangkan kontrak untuk membuat beberapa mobil konsep ISV senilai USD214,3 juta atau setara Rp3,17 triliun pada 2020.
Setelah menjalani proses pengujian Angkatan Bersenjata Amerika serikat akhirnya menyepakati agar GM Defense mulai melakukan produksi menyeluruh terhadap ISV.
"Saya sangat bangga tim GM Defense berhasil meraih capaian penting ini dalam program Infantry Squad Vechile. Kami juga berterima kasih pada Angkatan Bersenjata atas penunjukkannya. Hal ini akan berpengaruh besar pada kredibilitas kami," jelas Steve duMont, GM Defense President.
Disebutkan Carbuzz dalam proses pengujian yang dilakukan, pihak Angkatan Bersenjata Amerika Serikat menginginkan agar ISV memiliki bobot yang ringan dan taktis saat dikendarai. Bobot yang ringan menurut mereka akan sangat menguntungkan ketika mobil tempur itu diangkut dengan helikopter CH-47 Chinook dan UH-60 Blackhawk.
Baca juga : Coba Mudik ala Sultan, Ini Harga Tiket Bus Double Decker Jakarta-Solo
Setelah menjalani proses pengujian Angkatan Bersenjata Amerika serikat akhirnya menyepakati agar GM Defense mulai melakukan produksi menyeluruh terhadap ISV.
"Saya sangat bangga tim GM Defense berhasil meraih capaian penting ini dalam program Infantry Squad Vechile. Kami juga berterima kasih pada Angkatan Bersenjata atas penunjukkannya. Hal ini akan berpengaruh besar pada kredibilitas kami," jelas Steve duMont, GM Defense President.
Disebutkan Carbuzz dalam proses pengujian yang dilakukan, pihak Angkatan Bersenjata Amerika Serikat menginginkan agar ISV memiliki bobot yang ringan dan taktis saat dikendarai. Bobot yang ringan menurut mereka akan sangat menguntungkan ketika mobil tempur itu diangkut dengan helikopter CH-47 Chinook dan UH-60 Blackhawk.
Baca juga : Coba Mudik ala Sultan, Ini Harga Tiket Bus Double Decker Jakarta-Solo
Lihat Juga :