90% Pemilik Mobil GM Merasa Tidak Nyaman karena AI

Senin, 04 Mei 2026 - 07:00 WIB
loading...
90% Pemilik Mobil GM...
Kecerdasan Buatan pada General Motors. FOTO/ THE VERGE
A A A
NEW YORK - General Motors (GM) menyatakan bahwa hampir 90% kode pemrograman untuk sistem pengemudian otonomnya dikembangkan oleh kecerdasan buatan (AI). Hal ini telah menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar di kalangan pengguna mobil.

Menurut CEO GM, Mary Barra, hampir 90% kode untuk sistem pengemudian otonom GM ditulis oleh kecerdasan buatan (AI). Ini menciptakan kebetulan yang menarik, karena teknologi pengemudian tanpa tangan dikembangkan menggunakan teknologi yang tidak memerlukan campur tangan manusia.

Informasi ini baru-baru ini dirilis oleh CEO GM saat produsen mobil Amerika tersebut bersiap untuk memperkenalkan generasi berikutnya dari sistem Super Cruise-nya, yang memungkinkan pengemudi untuk mengoperasikan kendaraan "tanpa melihat layar atau menggunakan tangan mereka." Sistem ini diharapkan akan diluncurkan pada tahun 2028 pada Cadillac Escalade IQ.

Namun, banyak pelanggan GM yang cukup berhati-hati dan skeptis setelah menerima informasi ini.


Sesuai rencana, generasi baru ini akan beroperasi di jalan raya dan menggunakan strip lampu berwarna biru kehijauan untuk memperingatkan penumpang dan kendaraan di sekitarnya bahwa mobil sedang beroperasi dalam mode autopilot. Dibandingkan dengan versi saat ini, sistem ini telah ditingkatkan secara signifikan, menggabungkan berbagai teknologi seperti lidar, radar, dan kamera.

Selain cerita tentang teknologi swakemudi bertenaga AI, CEO Mary Barra juga mengungkapkan lebih banyak tentang produk baru tersebut: "Saya sangat antusias dengan truk pikap baru yang akan diluncurkan akhir tahun ini."

Hal ini dipandang sebagai sindiran terselubung terhadap varian Chevrolet Silverado dan GMC Sierra yang didesain ulang, yang sangat dinantikan setelah varian serba listriknya gagal memenuhi ekspektasi.


Hal penting lainnya adalah operasi GM terpengaruh oleh ketegangan di Iran. Produsen mobil Amerika ini mengantisipasi beberapa kesulitan dalam operasi internasionalnya dan telah menyesuaikan rencananya untuk mengalokasikan kembali sekitar 7.500 SUV besar, termasuk Chevrolet Tahoe dan Suburban, yang awalnya ditujukan untuk pasar Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Mobil Tidak Lagi Butuh...
Mobil Tidak Lagi Butuh Sopir, Bisa Berpikir dan Mengambil Keputusan Sendiri
Volvo EX60 Mobil Listrik...
Volvo EX60 Mobil Listrik Pertama yang Dilengkapi Google Gemini
Volkswagen Tutup Pabrik...
Volkswagen Tutup Pabrik Dresden setelah 88 Tahun Diubah Jadi Pusat AI dan Chip
Mobil Patroli Polisi...
Mobil Patroli Polisi Tanpa Pengemudi Berotak AI Diperkenalkan di Miami
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Rekomendasi
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Berita Terkini
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Bangun Integritas, FIFGROUP...
Bangun Integritas, FIFGROUP Sabet IRCA 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Infografis
4 Profesi yang Tidak...
4 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan oleh Teknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved