LinkedIn Pangkas 960 Karyawan, Dampak Pandemi Corona

Rabu, 22 Juli 2020 - 13:19 WIB
loading...
LinkedIn Pangkas 960...
ilustrasi LinkedIn. FOTO/ IST
A A A
CALIFORNIA - Situs jaringan bisnis LinkedIn akan memangkas sekitar 960 karyawan setelah dihantam pandemi virus corona.

Jumlah tersebut mencakup 6% dari seluruh pegawai LinkedIn. Layanan yang dimiliki oleh Microsoft ini tercatat punya kantor di sekitar 30 kota berbagai negara serta mempekerjakan 16 ribu orang.

PHK ini terpaksa mereka lakukan karena pandemi Corona yang berdampak pada bisnis LinkedIn, di mana para perusahaan merekrut lebih sedikit karyawan. BACA JUGA - Indonesia Belum Punya Pabrik Mesin, Alasan Pindad Comot Mesin Toyota

Pemutusan hubungan kerja yang dilakukan termasuk di divisi penjualan dan perekrutan global grup.

Dalam sebuah pesan, CEO Ryan Roslansky mengatakan ini adalah satu-satunya PHK yang direncanakan perusahaan.

Roslansky mengatakan LinkedIn juga tidak kebal terhadap dampak besar pandemi Corona yang mengganggu begitu banyak bisnis. BACA JUGA - Maung Pakai Mesin Hilux, Toyota Pastikan Pindad Tak Kantongi Izin

"Bisnis Talent Solutions kami terus terimbas lantaran semakin sedikit perusahaan, termasuk kami, merekrut dengan volume yang sama seperti sebelumnya. Saya ingin Anda tahu bahwa ini adalah satu-satunya PHK yang kami rencanakan," kata Roslansky dikutip dari BBC, Rabu (22/7/2020).

Dia menambahkan bahwa LinkedIn akan berinvestasi di bagian lain dari bisnis yang akan menghasilkan penciptaan lapangan kerja baru.

Perusahaan juga akan bekerja dengan karyawan yang terkena dampak PHK kali ini untuk mengeksplorasi peluang yang ada.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LinkedIn Siap Kenalkan...
LinkedIn Siap Kenalkan Fitur Medsos, Ini yang Akan Dilakukan Malaysia
2 Cara Ampuh Ganti Password...
2 Cara Ampuh Ganti Password LinkedIn: Lupa Password atau Ingin Refresh Keamanan
LinkedIn Diam-diam Mulai...
LinkedIn Diam-diam Mulai Tiru Konsep TikTok
Rekomendasi
Keanu Agl Diperiksa...
Keanu Agl Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Bantah Terima Uang Miliaran Rupiah
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Berita Terkini
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Infografis
Tiga Dampak Jika Kanada...
Tiga Dampak Jika Kanada Ingin Bergabung dengan Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved