Kejar Pencapaian Carbon Neutral, Yamaha Lakukan Aktivitas Ramah Lingkungan
Rabu, 26 Juli 2023 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini selaras dengan visi jangka panjang Yamaha dalam menekan emisi karbon hingga 0%.
”Sebagai industri sepeda motor, kami sudah menetapkan tekad dan komitmen untuk mencapai Net Zero Carbon di tahun 2035 atau secara riil CO2 yang dihasilkan industri Yamaha bisa turun mencapai 92% di tahun 2035. Ini bentuk proaktif kami karena dari sisi waktu lebih cepat dari target yang dicanangkan oleh Pemerintah.
''Dan salah satu cara untuk bisa mencapai target tersebut, sekarang kita ikut mendorong konservasi hutan Mangrove, di tahun lalu kami sudah menanam 2,000 pohon di pantai Karawang, dan sekarang dilakukan penanaman 5,000 pohon mangrove di PIK Jakarta, lalu akan dilanjutkan menuju 25,000 pohon mangrove yang akan disebar di beberapa lokasi baik Jakarta, Jawa Barat dan area lain yang cocok atau layak tanam,” ungkap Dyonisius Beti, President Director & CEO PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Penanaman pohon mangrove tersebut setidaknya dapat memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan karena mampu menyerap sekitar 1,300 ton CO2 per tahunnya. Selain aktivitas penanaman pohon mangrove, upaya Yamaha dalam mendukung pengendalian perubahan iklim global juga turut dilakukan dengan menanam ragam varietas bambu. Kegiatan itu telah dimulai di Sumedang, Jawa Barat dengan total 1,600 bambu dan akan terus bertambah, sehingga kedepan akan menjadi salah satu kawasan wisata hutan bambu yang produktif.
Sementara itu pada sisi pemanfaatan energi ramah lingkungan, Yamaha sudah melakukan pengalihan dari industri berbasis energi fossil ke industri berbasis renewable energy atau fossil free secara bertahap. Implementasi cakupannya dimulai dari 15% di tahun 2022 dan sedang disusun bekerja sama dengan PLN menuju 2026 ditargetkan total kapasitas renewable energy bisa mencapai mencapai 6750 kWp. Itu artinya, pabrik Yamaha nantinya akan mampu mereduksi emisi pabrik minimal sebesar 9,600 ton CO2/tahun.
”Sebagai industri sepeda motor, kami sudah menetapkan tekad dan komitmen untuk mencapai Net Zero Carbon di tahun 2035 atau secara riil CO2 yang dihasilkan industri Yamaha bisa turun mencapai 92% di tahun 2035. Ini bentuk proaktif kami karena dari sisi waktu lebih cepat dari target yang dicanangkan oleh Pemerintah.
''Dan salah satu cara untuk bisa mencapai target tersebut, sekarang kita ikut mendorong konservasi hutan Mangrove, di tahun lalu kami sudah menanam 2,000 pohon di pantai Karawang, dan sekarang dilakukan penanaman 5,000 pohon mangrove di PIK Jakarta, lalu akan dilanjutkan menuju 25,000 pohon mangrove yang akan disebar di beberapa lokasi baik Jakarta, Jawa Barat dan area lain yang cocok atau layak tanam,” ungkap Dyonisius Beti, President Director & CEO PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Penanaman pohon mangrove tersebut setidaknya dapat memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan karena mampu menyerap sekitar 1,300 ton CO2 per tahunnya. Selain aktivitas penanaman pohon mangrove, upaya Yamaha dalam mendukung pengendalian perubahan iklim global juga turut dilakukan dengan menanam ragam varietas bambu. Kegiatan itu telah dimulai di Sumedang, Jawa Barat dengan total 1,600 bambu dan akan terus bertambah, sehingga kedepan akan menjadi salah satu kawasan wisata hutan bambu yang produktif.
Sementara itu pada sisi pemanfaatan energi ramah lingkungan, Yamaha sudah melakukan pengalihan dari industri berbasis energi fossil ke industri berbasis renewable energy atau fossil free secara bertahap. Implementasi cakupannya dimulai dari 15% di tahun 2022 dan sedang disusun bekerja sama dengan PLN menuju 2026 ditargetkan total kapasitas renewable energy bisa mencapai mencapai 6750 kWp. Itu artinya, pabrik Yamaha nantinya akan mampu mereduksi emisi pabrik minimal sebesar 9,600 ton CO2/tahun.
Lihat Juga :