Mobil China Mulai Serbu Eropa, Bos Renault: Biarkan Saja!

Selasa, 05 September 2023 - 07:16 WIB
loading...
Mobil China Mulai Serbu...
Mobil-mobil China jadi peserta terbanyak di ajang IAA Mobility Munich 2023. Tampak mobil listrik BYD Seal yang sangat populer di China. Foto: Europe Autonews
A A A
MUNICH - Luca de Meo , bos Renault Group, tidak ingin mobil China dihambat dengan berbagai cara agar tidak bisa menyerbu Eropa. Mengapa?

Luca de Meo, CEO Renault Group , tidak ingin mobil-mobil China dihambat dengan berbagai cara agar tidak bisa menyerbu atau masuk ke kawasan Eropa.

Berbicara di pameran otomotif IAA Mobilty Munich 2023 , Senin (4/9/2023) kemarin, Luca de Meo mengatakan Eropa tidak perlu mengikuti jejak Amerika Serikat yang membuat aturan ketat agar mobil-mobil China tidak leluasa berjualan.

"Yang bisa kita lakukan adalah menerimanya, mempelajari mereka, dan tidak menyalahkan keadaan," ujar Luca de Meo.

Di ajang IAA Mobility Munich 2023, Renault bahkan harus berbagai panggung dengan mobil-mobil China lainnya seperti Nio, SERES, BYD, dan lain-lainnya. Diketahui di IAA Mobility Munich 2023, sebanyak 41 persen pesertanya adalah mobil-mobil China.

Luca de Meo menambahkan datangnya pemain-pemain baru yang berkembang dengan cepat bukan berarti mereka akan mendominasi pasar. Jadi, tindakan Amerika Serikat yang mengeluarkan peraturan Inflation Reduction Act (IRA) guna menekan perkembangan mobil China dianggap tidak perlu.

Dia bahkan mencontohkan kondisi yang pernah terjadi dimana mobil-mobil Jepang dan Korea Selatan membanjiri Eropa. Hingga kini mobil-mobil yang datang dari kedua negara tersebut belum juga berhasil mendominasi wilayah Benua Biru.

Mobil China Mulai Serbu Eropa, Bos Renault: Biarkan Saja!

Renault Scenic bertenaga listrik di pameranIAA Mobilty Munich 2023.

"Jika dilihat dari keadaanya sekarang mobil-mobil non Eropa di Eropa itu hanya 25 persen. Tidak sampai 95 persen. Jadi kita tidak punya alasan melarang mereka yang ingin masuk dan ingin memberikan pilihan baru buat masyarakat Eropa," jelas Luca de Meo.

Dia justru melihat serbuan mobil-mobil China justru terjadi karena adanya dukungan yang kuat dari pemerintah China kepada mereka. Dari situ dia berharap agar Eropa juga melakukan hal yang sama pada mobil-mobil Eropa.



Luca de Meo juga berharap European Comission mau mendengar apa yang dibutuhkan oleh produsen mobil-mobil Eropa. Selain itu dia meminta agar kebijakan atau peraturan yang diterapkan tidak perlu harus menekan mereka dengan sangat kuat.

Salah satunya mengenai masalah dekarbonisasi. Dia mengatakan mobil listrik bukan satu-satunya solusi final untuk dekarbonisasi. Masih banyak cara lain yang bisa dilakukan dan tidak merugikan.

"Kebijakan yang ada saat ini justru melarang kami untuk melakukan strategi yang berbeda,"pungkasnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
Skywell Hadirkan Mobil...
Skywell Hadirkan Mobil Listrik China Pertama di Inggris
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Teknologi AION Y Plus,...
Teknologi AION Y Plus, Mudik Pakai Mobil Listrik Tidak Takut Kehabisan Daya
Huawei Siap Luncurkan...
Huawei Siap Luncurkan Mobil Listrik Habis Lebaran 2025
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
BYD Luncurkan SUV Plug-In...
BYD Luncurkan SUV Plug-In Hybrid Denza N9 di China
Rekomendasi
Trump Umumkan Tarif...
Trump Umumkan Tarif Impor, Bursa Asia Gonjang-Ganjing
Biodata dan Agama Jermall...
Biodata dan Agama Jermall Charlo Petinju Tak Terkalahkan Comeback Kejar Juara Dunia 3 Divisi
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
Ini Jadwal Puasa Ayyamul...
Ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh April 2025, Apa Boleh Digabung dengan Puasa Syawal?
Tarif Trump Tambah Tekanan...
Tarif Trump Tambah Tekanan pada Ekonomi Dunia yang Sedang Sakit
Teknologi Penerjemah...
Teknologi Penerjemah AI DeepSeek Bantu Misi Penyelamatan di Myanmar
Berita Terkini
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
1 jam yang lalu
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
2 jam yang lalu
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
4 jam yang lalu
Seragam Baru Teknisi...
Seragam Baru Teknisi Suzuki: Bukan Sekadar Ganti Baju, Tapi Revolusi Layanan Purna Jual!
21 jam yang lalu
Elon Musk Minta Dalang...
Elon Musk Minta Dalang Pengrusakan Dealer Tesla Ditangkap, Sebut Aksi Protes Sebagai Terorisme Domestik Skala Luas!
1 hari yang lalu
Protes Anti-Elon Musk...
Protes Anti-Elon Musk Mengguncang Dealer Tesla di Seluruh Dunia!
1 hari yang lalu
Infografis
China Tes 4,5 Juta Mobil...
China Tes 4,5 Juta Mobil Tanpa Pengemudi di Jalan Sibuk
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved