Cuaca Panas Ekstrem, Waspadai Dampaknya Pada Komponen Mobil

Rabu, 13 September 2023 - 06:06 WIB
loading...
Cuaca Panas Ekstrem,...
Perawatan kendaraan saat cuaca panas ektrem. FOTO CARSCOOPS
A A A
JAKARTA - Cuaca panas terus berlangsung di Ibu Kota. Menurut keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berdasarkan data observasi suhu udara maksimum Stasiun Meteorologi Curug mencapai sebesar 35,8 derajat, disusul untuk wilayah Kemayoran 34,4 derajat, dan Soekarno Hatta 33,4 derajat.

Baca Juga - Mobil Listrik Baru Lebih Bermasalah Dibanding Mobil Listrik Lama

Sedangkan berdasarkan data AWS Jabodetabek, suhu udara tertinggi tercatat mencapai 37,1 derajat celcius di UI Depok. Kondisi panas yang terus-menerus itu justru perlu diwaspadai oleh pemilik mobil. Pasalnya ada beberapa komponen mobil yang terdampak akibat cuaca panas ekstrem.

Berikut ini beberapa dampak cuaca panas terhadap komponen mobil yang dikutip dari situs Repair Smith, Rabu (13/9/2023) ini. Yuk cermati apa saja?

1. Aki

Cuaca panas ekstrem ternyata bisa menyebabkan berkurangnya masa pakai aki mobil. Cuaca panas dapat menyebabkan cairan larutan elektrolit yang ada di dalam baterai menguap.

Hal ini dapat mengekspos pelat timah dan menyebabkan korosi internal, membatasi kemampuan baterai untuk mengisi daya dan menurunkan kemampuan menghasilkan daya yang cukup untuk menghidupkan mesin. Meningkatnya kebutuhan daya dari AC dan sistem pendingin kendaraan juga membuat baterai terus terkuras.

2. Ban Mobil

Saat suhu meningkat, jalanan menjadi lebih panas. Hal itu membuat pemilik mobil perlu lebih rutin dan memeriksa tekanan ban.

Panas yang berlebihan dan peningkatan tekanan ban selanjutnya dapat menyebabkan ban menjadi terlalu kempes. Tekanan udara berlebih ini dapat merusak bentuk ban sehingga mengurangi jumlah tapak yang bersentuhan dengan jalan. Hal itu juga akan menyebabkan keausan berlebihan di sepanjang bagian tengah ban, dan pada suhu ekstrem, karet dapat hancur.

3. Pelumas

Panas yang ekstrem membuat oli mesin jadi lebih mudah mengental dan viskositas turun. Ketika bagian pelumas yang lebih ringan menguap dan gas dilepaskan, molekul-molekul dalam minyak kehilangan stabilitasnya dan menjadi hiperaktif.

Saat pelumas terdegradasi, hal ini memungkinkan endapan lumpur, resin, dan pernis terbentuk dalam jumlah yang lebih besar. Hal ini juga membuat mesin lebih rentan terhadap abrasi, lecet, dan korosi.

4. Sistem Pendingin

Beberapa bagian sistem pendingin mobil termasuk pompa air, termostat, radiator, selang, dan cairan pendingin akan sangat terpengaruh oleh cuaca panas ekstrem.

Suhu yang sangat panas dapat menyebabkan tekanan tambahan pada sistem pendingin, dan jika ada komponen yang rusak, suhu mesin akan meningkat, sehingga mesin berisiko mengalami kerusakan serius.

Ketika salah satu bagian dari sistem pendingin berhenti bekerja, seluruh sistem pendingin akan rusak. Jika sistem pendingin Anda tidak berfungsi dengan baik, mengemudi di lalu lintas padat dengan sedikit aliran udara ke radiator dapat mempercepat kerusakan.

Jadi perlu dipahami bahwa kondisi cuaca yang sangat panas tentu akan membuat mobil jadi perlu diperhatikan lagi. Kondisi cuaca yang sangat panas juga akan membuat konsumsi bahan bakar mobil jadi lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Pemilik mobil sangat disarankan untuk lebih waspada untuk memeriksa beberapa komponen mobil selama cuaca panas esktrem berlangsung.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Detail Jenis BBM B50...
Detail Jenis BBM B50 yang Bakal Tersedia di Seluruh SPBU Indonesia
BBM B50 Resmi Diterapkan,...
BBM B50 Resmi Diterapkan, ini Komponen Mobil Diesel yang Wajid Dicek Rutin
Vklass Buktikan Artificial...
Vklass Buktikan Artificial Leather Juga Bisa Berkelas dan Tahan Banting
Cara Melepas dan Pasang...
Cara Melepas dan Pasang Aki Mobil yang Benar
Mobil Tiba-tiba Terbang...
Mobil Tiba-tiba Terbang Akibat Cuaca Panas Ekstrem di AS
Cara Menyimpan Mobil...
Cara Menyimpan Mobil dalam Waktu Lama Agar Ban Tidak Kempis
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved