Bukan Indonesia, Tesla Bakal Bangun Pabrik di Thailand dengan Investasi Rp76 Triliun

Senin, 25 September 2023 - 16:50 WIB
loading...
Bukan Indonesia, Tesla...
Banyak negara yang berebut agar Tesla bisa berinvestasi di wilayah mereka. Foto: Reuters
A A A
JAKARTA - Tesla jadi salah satu produsen mobil listrik yang diincar banyak negara untuk berinvestasi. Menariknya, pemerintah Thailand baru saja mengumumkan bahwa perusahaan asal Amerika Serikat itu mempertimbangkan untuk membangun pabrik di negaranya.

Melansir Bangkok Post, rencana pembangunan pabrik Tesla merupakan kelanjutan dari pembicaraan yang telah dilakukan sebelumnya. Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin dan CEO Tesla Elon Musk sepakat untuk membangun pabrik di Negeri Gajah Putih itu.

Srettha mengungkapkan bahwa Thailand akan menerima investasi sebesar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp76 triliunan. Tapi, itu bukan hanya didapat dari Tesla saja, tapi gabungan perusahaan teknologi besar asal AS lainnya, seperti Microsoft dan Google.

“Tesla akan mempertimbangkan (membangun) fasilitas manufaktur kendaraan listrik, Microsoft dan Google sedang mempertimbangkan (membangun) pusat data,” kata Srettha dikutip dari Bangkok Post.

Namun, Srettha tidak merinci apakah dana sebesar USD5 miliar tersebut merupakan investasi gabungan dari tiga perusahaan tersebut. Belum ada informasi lebih lanjut dari tiga perusahaan teknologi besar itu.

Thailand merupakan pusat perakitan mobil terbesar keempat di Asia, yang telah menawarkan insentif kepada pembuat kendaraan listrik dan baterai, serta pemotongan pajak kepada pembeli kendaraan listrik lokal, agar tetap menjadi pusat otomotif regional. Tetapi, belum bisa dipastikan apakah Tesla akan benar-benar berinvestasi di Thailand dan membangun pabrik di sana.

Sebab, beberapa waktu lalu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan alasan Tesla tak kunjung berinvestasi di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Luhut dalam akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, pada Senin (15/8). Melalui unggahan video, ia menyampaikan bahwa telah bertemu dengan Elon Musk selaku pendiri Tesla Inc di Amerika Serikat, belum lama ini.

Dalam pertemuan tersebut, Luhut memastikan kembali kepastian Tesla hadir di Indonesia yang sempat tertunda. Namun, Elon Musk menyampaikan bahwa penundaan itu bukan hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

Baca Juga: Promo Menarik, Beli Mobil Listrik Tesla Bisa Dapat Gratis Satu

Elon Musk menyampaikan saat ini Tesla kelebihan produksi dan kondisi ekonomi yang kurang baik di berbagai negara. Ini membuatnya memutuskan untuk menunda investasi agar tidak mengalami kebangkrutan.

“Elon menyampaikan dia tidak mau seperti General Motors (GM) yang bangkrut karena over supply. Jadi, investasi dia di Meksiko di-hold dulu, tidak berproduksi, sampai mereka bisa memahami pasar ini,” kata Luhut dikutip dalam unggahanvideotersebut.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Kemudikan Tesla Cybertruck ke Dalam Danau
Tesla Kembali Rebut...
Tesla Kembali Rebut Posisinya sebagai Mobil Listrik Nomor 1
Tesla dan SpaceX Siap...
Tesla dan SpaceX Siap Bangun Pabrik Chip Terbesar
Tesla Mendaftarkan Merek...
Tesla Mendaftarkan Merek Baru, Disinyalir Roadster Generasi Kedua
Mengapa China Melarang...
Mengapa China Melarang Gagang Pintu Tersembunyi di 2027?
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Kekayaan Elon Musk Tembus...
Kekayaan Elon Musk Tembus Rp11.620 Triliun, Resmi Lebih Kaya dari Negara Belgia dan Argentina
Elon Musk Siap Mengendalikan...
Elon Musk Siap Mengendalikan Pasukan Robot Tesla
Rekomendasi
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Infografis
10 Kota dengan Konsumsi...
10 Kota dengan Konsumsi Gorengan Tertinggi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved