Mazda RX-7 FD3S Liberty Walk Dorong Industri Modifikasi RI di Kancah Internasional
Rabu, 25 Oktober 2023 - 01:40 WIB
loading...
A
A
A
“Karya modifikasi ini adalah misi kita semua untuk skena modifikasi di Indonesia supaya bisa melahirkan karya modifikasi yang out of the box. Sekarang ini, kita bisa berkolaborasi dengan tuner modifikasi Internasional. Jadi enggak ada yang enggak mungkin kalau di kemudian hari karya modifikasi kita bisa saja menarik perhatian tuner internasional yang nantinya bakal membuka kolaborasi lebih luas lagi,” ucap Arief Muhammad saat sesi peluncuran.
Karakter desain body kit tersebut menyembunyikan lekukan dinamis dan lampu popup sebagai ciri khas Mazda RX-7 generasi ketiga (1992-2002). Satu set body kit berlabel LB Super Silhoutte Works menampilkan fascia depan berjuluk ‘slant nose‘ dari desain bumper depan, kap mesin dan bumper fog cover yang membuat lekukan tegas.
Melirik ke sisi bodi, terdapat empat buah fender gambot yang dihubungkan oleh dua buah side skirts. Berlanjut ke belakang, body kit LB Super Silhoutte Works mendapat wing ukuran raksasa yang memberi kesan dramatis yang desainnya di kembangkan ulang oleh Head Designer West Coast Customs (WCC) kelahiran Surabaya, Musa Tjahjono. Sektor buritan juga dihiasi rear gate dan rear bumper yang tertanam rapi hingga membuat kesan agresifnya makin terpancar.
“Indonesia punya kultur modifikasi yang tidak beda jauh dengan Jepang. Banyak mobil Jepang juga disini, pelaku modifikasi kreatif, dan Indonesia punya antusias besar terhadap modifikasi otomotif tepatnya modifikasi ala mobil – mobil Jepang. Saya antusias bisa turut merilis RX-7 di acara ini (IMX). Semoga ke depannya kita bisa kembali datang ke Indonesia untuk merilis mobil LBWK lainnya,” sambut Founder Liberty Walk, Wataru Kato.
Pada tahap body works, bengkel body repair dan repaint Wet Gloss mengaplikasikan produk cat buatan lokal Penta Prima untuk membungkus semua panel bodi Mazda FD3S dengan warna Custom Yellow. Racikan warna kuning ini tercipta dari struktur pengaplikasian produk base coat, epoxy, sampai pernis Penta Prima Paint.
Karakter desain body kit tersebut menyembunyikan lekukan dinamis dan lampu popup sebagai ciri khas Mazda RX-7 generasi ketiga (1992-2002). Satu set body kit berlabel LB Super Silhoutte Works menampilkan fascia depan berjuluk ‘slant nose‘ dari desain bumper depan, kap mesin dan bumper fog cover yang membuat lekukan tegas.
Melirik ke sisi bodi, terdapat empat buah fender gambot yang dihubungkan oleh dua buah side skirts. Berlanjut ke belakang, body kit LB Super Silhoutte Works mendapat wing ukuran raksasa yang memberi kesan dramatis yang desainnya di kembangkan ulang oleh Head Designer West Coast Customs (WCC) kelahiran Surabaya, Musa Tjahjono. Sektor buritan juga dihiasi rear gate dan rear bumper yang tertanam rapi hingga membuat kesan agresifnya makin terpancar.
“Indonesia punya kultur modifikasi yang tidak beda jauh dengan Jepang. Banyak mobil Jepang juga disini, pelaku modifikasi kreatif, dan Indonesia punya antusias besar terhadap modifikasi otomotif tepatnya modifikasi ala mobil – mobil Jepang. Saya antusias bisa turut merilis RX-7 di acara ini (IMX). Semoga ke depannya kita bisa kembali datang ke Indonesia untuk merilis mobil LBWK lainnya,” sambut Founder Liberty Walk, Wataru Kato.
Pada tahap body works, bengkel body repair dan repaint Wet Gloss mengaplikasikan produk cat buatan lokal Penta Prima untuk membungkus semua panel bodi Mazda FD3S dengan warna Custom Yellow. Racikan warna kuning ini tercipta dari struktur pengaplikasian produk base coat, epoxy, sampai pernis Penta Prima Paint.
(wbs)
Lihat Juga :