Boyong eCanter ke Indonesia 2024, Ini Kata Bos Mitsubishi Fuso Soal Prospeknya
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 00:10 WIB
loading...
President and CEO Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation Karl Deppen di Tokyo, Jepang, Rabu (25/10/2023). Foto/M Faizal
A
A
A
TOKYO - Setelah dipajang di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus lalu, Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) memastikan truk listrik eCanter akan dipasarkan di Indonesia tahun depan. Namun, bagaimana dengan prospek truk niaga ringan bertenaga listrik tersebut, mengingat ekosistem kendaraan listrik yang belum sepenuhnya sempurna di Indonesia.
Terkait pertanyaan tersebut, President and CEO MFTBC, Head of Daimler Trucks Asia Karl Deppen mengemukakan optimismenya. "Pertama-tama, kami punya kepercayaan penuh terhadap produk ini. Jadi dalam perspektif tersebut, kami sangat percaya diri dari apa yang kami lihat di beberapa pasar lain dan juga apa yang kami lihat di Indonesia," ungkap President and CEO MFTBC Karl Deppen dalam sesi wawancara bersama sejumlah media Indonesia dan Taiwan di sela ajang Japan Mobility Show (JMS) 2023, di Tokyo, Jepang, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga: Mitsubishi Fuso Luncurkan Model Terbaru di JMS 2023, Ini Keunggulan Truk Super Great
Tentunya, kata dia, Mitsubishi Fuso tentu harus menyiapkan pasar untuk eCanter. Di Jepang pun, kata dia, Mitsubishi Fuso harus mempelajari dulu bagaimana infrastruktur charging yang tersedia dan juga bagaimana memodifikasi siklus operasi bagi pengguna. "Dan kami juga percaya akan bisa mengatur hal-hal ini di Indonesia," tuturnya.
Pertanyaan besarnya, lanjut dia, adalah ketersediaan suplai listrik yang stabil dan juga kondisi ekonomi secara umum. Sebab, eCanter memang lebih mahal ketimbang truk versi dieselnya. Namun, imbuh dia, eCanter memiliki jelas keunggulan. Karl mengatakan, eCanter telah dilengkapi dengan teknologi baterai LVP yang lebih tahan lama dan bisa diandalkan, sehingga menghasilkan biaya operasi yang lebih rendah. Sebagai truk tanpa emisi, eCanter pun jauh lebih ramah lingkungan.
Terkait pertanyaan tersebut, President and CEO MFTBC, Head of Daimler Trucks Asia Karl Deppen mengemukakan optimismenya. "Pertama-tama, kami punya kepercayaan penuh terhadap produk ini. Jadi dalam perspektif tersebut, kami sangat percaya diri dari apa yang kami lihat di beberapa pasar lain dan juga apa yang kami lihat di Indonesia," ungkap President and CEO MFTBC Karl Deppen dalam sesi wawancara bersama sejumlah media Indonesia dan Taiwan di sela ajang Japan Mobility Show (JMS) 2023, di Tokyo, Jepang, Rabu (25/10/2023).
Baca Juga: Mitsubishi Fuso Luncurkan Model Terbaru di JMS 2023, Ini Keunggulan Truk Super Great
Tentunya, kata dia, Mitsubishi Fuso tentu harus menyiapkan pasar untuk eCanter. Di Jepang pun, kata dia, Mitsubishi Fuso harus mempelajari dulu bagaimana infrastruktur charging yang tersedia dan juga bagaimana memodifikasi siklus operasi bagi pengguna. "Dan kami juga percaya akan bisa mengatur hal-hal ini di Indonesia," tuturnya.
Pertanyaan besarnya, lanjut dia, adalah ketersediaan suplai listrik yang stabil dan juga kondisi ekonomi secara umum. Sebab, eCanter memang lebih mahal ketimbang truk versi dieselnya. Namun, imbuh dia, eCanter memiliki jelas keunggulan. Karl mengatakan, eCanter telah dilengkapi dengan teknologi baterai LVP yang lebih tahan lama dan bisa diandalkan, sehingga menghasilkan biaya operasi yang lebih rendah. Sebagai truk tanpa emisi, eCanter pun jauh lebih ramah lingkungan.
Lihat Juga :