Bertandang ke Kawasaki Plant, Tempat Super Great dan eCanter Diproduksi
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Ozaki menambahkan, truk yang diproduksi dari pabrik ini sebagian besar digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, dan sebagian lainnya untuk kepentingan ekspor. Tanpa memerinci berapa kapasitas produksi tepatnya, Ozaki menjelaskan bahwa pabrik di Kawasaki ini mampu memproduksi hingga ratusan truk per hari.
Baca Juga: Masa Keemasan Gas Hampir Berakhir, Begini Ramalan IEA
Pabrik Mitsubishi di Kawasaki ini mengerjakan pekerjaan mulai dari parts machining, stamping, welding, painting, axle assembly, transmission assembly, engine assembly, trimming, hingga inspeksi final. "Untuk menghasilkan produk yang berkualitas bagi konsumen, pabrik ini juga menggunakan sistem produksi yang efisien dan menjalankan proses automatisasi dan digitalisasi," tuturnya lagi.
Dari pantauan SINDOnews, pabrik ini memiliki dua lini produksi, yakni untuk truk medium-heavy duty dan lini produksi light duty alias truk ringan. Kendati hanya memiliki dua lini produksi danmengerjakan beberapa jenis truk yang berbeda secara bersamaan, semua proses tampak berjalan dengan sangat efisien di tangan para pekerja yang ahli.
Lebih lanjut, Okazaki mengatakan bahwa sejalan dengan komitmen karbon netral Mitsubishi Fuso, pabrik ini pun secara bertahap terus melakukan pengurangan emisi CO2 melalui penghematan serta perubahan sumber energi sebesar 40% hingga 2039. "Kami juga berkomitmen untukmengubahsumber energi untuk operasional pabrik ini ke energi hijau hingga 45% pada 2039," tutupnya.
Baca Juga: Masa Keemasan Gas Hampir Berakhir, Begini Ramalan IEA
Pabrik Mitsubishi di Kawasaki ini mengerjakan pekerjaan mulai dari parts machining, stamping, welding, painting, axle assembly, transmission assembly, engine assembly, trimming, hingga inspeksi final. "Untuk menghasilkan produk yang berkualitas bagi konsumen, pabrik ini juga menggunakan sistem produksi yang efisien dan menjalankan proses automatisasi dan digitalisasi," tuturnya lagi.
Dari pantauan SINDOnews, pabrik ini memiliki dua lini produksi, yakni untuk truk medium-heavy duty dan lini produksi light duty alias truk ringan. Kendati hanya memiliki dua lini produksi danmengerjakan beberapa jenis truk yang berbeda secara bersamaan, semua proses tampak berjalan dengan sangat efisien di tangan para pekerja yang ahli.
Lebih lanjut, Okazaki mengatakan bahwa sejalan dengan komitmen karbon netral Mitsubishi Fuso, pabrik ini pun secara bertahap terus melakukan pengurangan emisi CO2 melalui penghematan serta perubahan sumber energi sebesar 40% hingga 2039. "Kami juga berkomitmen untukmengubahsumber energi untuk operasional pabrik ini ke energi hijau hingga 45% pada 2039," tutupnya.
(fjo)
Lihat Juga :