Cara Mengasah Bakat Balap Reli Dari Usia Dini ala Mitsubishi

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:35 WIB
loading...
Cara Mengasah Bakat...
Mitsubishi XPander Rally. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menjadi pembalap sekarang ini sudah lebih mudah dibandingkan dengan 20 tahun lalu. Rifat Sungkar seorang pembalap reli yang juga brand ambassador Mitsubishi Motors di Indonesia menjelaskan pengalamannya tentang bagaimana menjadi seorang pembalap, terutama pembalap reli.

.Baca Juga: Data-data Ini Mengindikasikan Ekonomi RI Hanya Mampu Tumbuh Minus

Rifat memang terlahir dari keluarga pembalap reli, sang ayah Helmy Sungkar dan ibu Ria Sungkar melegenda di ajang balap reli Indonesia. Meski demikian jalan dirinya menjadi pembalap reli seperti sekarang ini terbilang tidak mudah.

“Orang tua saya memang punya akses ke balap reli, mobil balap punya, relasi juga banyak, tapi saya sendiri harus berusaha dari bawah dan harus berjuang sendiri. Buktinya saya pertama kali ikut balap gokart hanya diberi modal rangka saja. Untuk mesin, ban, dan lainnya saya harus beli sendiri. Itu kira-kira saat saya berumur 7 tahun,” ungkap Rifat.

Dewasa ini beragam profesi yang dapat ditekuni, menjadi pembalap bukan lagi merupakan hal yang asing untuk orang di Indonesia. Menjadi pembalap tidak selalu membutuhkan biaya mahal dan khusus orang berstatus kaya.

Menurut Rifat, bila anak anda ingin menjadi pembalap maka anak dapat mulai disertakan pada balap gokart, karena gokart punya standar agar seseorang lancar mengendarai mobil balap lain seperti reli atau bahkan balap single seater. Belajar menjadi pembalap melalui melalui gokart bertujuan untuk menguasai dasar balapan, sensitifitas, serta Teknik, seperti balance manuver, akselerasi dan pengereman. Balap gokart juga akan membuat seseorang menjadi kompetitif. Pasalnya semua peserta dikelompokan sesuai dengan umurnya sehingga tidak akan dikucilkan karena kelompok umurnya sama.

Dalam proses menjadi pembalap tentu harus ada target. Rifat pun membeberkan kalau seorang pembalap juga harus berpacu dengan umur dan menjaga agar jangan sampai terjadi penurunan prestasi di tahun berikutnya. Karena jika sudah mencapai usia 30 tahun untuk bisa kompetitif di ajang balap apapun jenisnya akan sulit. Selain itu Rifat juga menyatakan sikap disiplin dan menghargai peralatan balap milik sendiri.adalah hal yang sangat penting
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsumen Mobil Jepang...
Konsumen Mobil Jepang Mulai Beralih ke Merek China, Ini Penyebabnya
Mitsubishi Menolak Keras...
Mitsubishi Menolak Keras untuk Menghentikan Produksi Mirage
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Mitsubishi Hentikan Semua Ekspor Kendaraan ke Amerika
Mitsubishi Delica Mini...
Mitsubishi Delica Mini 2025 Siap Diluncurkan di Jepang, Ini Bocorannya
Grafis Warna Berubah,...
Grafis Warna Berubah, Mitsubishi Triton Ralliart 2025 Diperkenalkan
Mitsubishi Grandis Facelift...
Mitsubishi Grandis Facelift Siap Meluncur dengan Mesin Baru
Merah Putih Berkibar...
Merah Putih Berkibar di Podium Eropa! Ramadhipa Ukir Sejarah di European Talent Cup Portugal 2025
Tips MotionTrade: 3...
Tips MotionTrade: 3 Cara Meminimalisir Risiko dalam Investasi Saham
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali 4 Produk Sustainable Investing
Rekomendasi
Raffi Ahmad Menangis...
Raffi Ahmad Menangis Jadi Saksi Nikah Luna Maya: Akhirnya Kamu Menemukan Pelabuhan Terindah
Profil Maxime Bouttier,...
Profil Maxime Bouttier, Aktor Multitalenta Sekaligus Suami Luna Maya
Strategi Cerdik Anak...
Strategi Cerdik Anak Ken Arok Habisi Nyawa Saudara Tiri
Berita Terkini
Ahli Ungkap Kebohongan...
Ahli Ungkap Kebohongan Klaim Soal Jarak Tempuh Baterai Mobil Listrik
Tragedi Bus ALS: 12...
Tragedi Bus ALS: 12 Orang Tewas, Ternyata Busnya Bodong!
Gara-Gara Xiaomi SU7...
Gara-Gara Xiaomi SU7 Kecelakaan, China Haramkan Fitur Mengemudi Otonom Berlebihan di Iklan Mobil!
Memperkuat Industri...
Memperkuat Industri Otomotif, China Minta Dongfeng dan Changan Automobile Bergabung
Industri Kendaraan Listrik...
Industri Kendaraan Listrik Nasional Menggeliat: Kemenperin Catat 79 Pabrik dengan Investasi Rp5,6 Triliun
Dompet Auto Nangis!...
Dompet Auto Nangis! Harga Skutik Honda & Yamaha Kompak Naik di Mei 2025!
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved