Teknologi Kampas Rem Pesawat Digunakan di Mobil, Apa Kelebihannya?

Jum'at, 03 November 2023 - 09:00 WIB
loading...
Teknologi Kampas Rem...
Bendix mengklaim menggunakan teknologi yang ada di pesawat untuk kampas rem mereka yang tahan panas. Foto: Bendix Indonesia
A A A
JAKARTA - Sistem pengereman merupakan komponen terpenting dalam sebuah kemdaraan bermotor. Fungsinya untuk melambatkan laju hingga kendaraan berhenti.
Berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara, setiap produsen kampas rem terus meningkatkan teknologi.

Hal ini untuk meningkatkan keamanan berkendara, sekaligus memastikan produk yang dihasilkan lebih ramah lingkungan. Salah satu produsen yang berfokus pada sistem pengereman, Bendix, mengaplikasikan teknologi kampas rem pesawat terbang pada produk yang ditujukan untuk mobil penumpang.

Kampas Rem Bendix memiliki beberapa varian, dengan produk unggulan General CT yang memiliki ketahanan panas mencapai 380 derajat celcius yang dilengkapi dengan teknologi Hybrid Fusion pergabungan antara STEALTH Advanced Technology, Ceramic Technology, Blue Titanium Stripe, dan Fibre Impregnated Rubber Steel Shims.

Kampas rem tersebut satu-satunva yang menggunakan teknologi Blue Titanium Stripe, menjadikan rem tidak perlu masa break-in atau inreyen.
Ini merupakan salah satu teknologi pengereman pada pesawat untuk membuat rem lebih maksimal dan efisien.

"Stripe biru itu merupakn titanium, jadi fungsinya membuat kampas rem langsung bisa bekerja tanpa perlu inreyen. Bayangkan kalau pesawat harus inreyen setelah ganti kampas rem, kan tidak mungkin," kata Timmy, General Manager PT Sumber Berkat Pratama, selaku distributor Bendix di Indonesia di Jakarta Barat, Kamis (2/11).

Teknologi Kampas Rem Pesawat Digunakan di Mobil, Apa Kelebihannya?

Bendix merupakan produsen kampas rem yang didirikan sejak 1923 di Amerika Serikat, yang menyuplai komponen rem pesawat Boeing. Foto: Sindonews/Muhamad Fadli Ramadan

"Bendix ini mulai fokus pada pengereman pada 1923. Pada saat itu, industri otomotif mengiblat ke teknologi pesawat. Bendix dimulai dari pengereman pesawat, bahkan sampai hari dipakai manufaktur pesawat terbesar di dunia," kata Rachmat Dwinata selaku perwakilan Bendix di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Buatan China Wajib...
Mobil Buatan China Wajib Dipasang Sistem Pengereman Darurat Otomatis
Cara Mengatasi Rem Truk...
Cara Mengatasi Rem Truk Panas Untuk Menghindari Kecelakaan
Ah, Nanti Saja: Kebiasaan...
Ah, Nanti Saja: Kebiasaan Sepele yang Mengubah Mobil Jadi Peti Mati Berjalan
Riset Penggunaan Lampu...
Riset Penggunaan Lampu Rem yang Terbukti Mampu Mengurangi Angka Kecelakaan
Kenapa setelah Ganti...
Kenapa setelah Ganti Kampas Rem Jadi Tidak Pakem?
Tips Mengatasi Rem Mobil...
Tips Mengatasi Rem Mobil Macet Pasca Terendam Banjir
5 Kelebihan dan Kekurangan...
5 Kelebihan dan Kekurangan Rem Cakram pada Kendaraan Bermotor
Jangan Sepelekan, Ini...
Jangan Sepelekan, Ini Penyebab Terjadinya Rem Mobil Blong
Rekomendasi
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Berita Terkini
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Motor Listrik Cerdas...
Motor Listrik Cerdas Yadea OSTA dan VELAX Hadir di PRJ 2026
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Motor 2 Tak Naik Daun,...
Motor 2 Tak Naik Daun, MIE Hadir di BBQ Ride 2026
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved