Toyota Lakukan 6 Hal Penting untuk Tekan Emisi Karbon, Nomor 3 Butuh Kontribusi Kamu

Kamis, 18 Januari 2024 - 08:00 WIB
loading...
A A A
Ke depan, Toyota akan memperkenalkan lebih banyak lagi pilihan kendaraan berteknologi listrik pada masa mendatang. Hal ini demi memberikan lebih banyak opsi bagi konsumen di seluruh dunia.

Adapun contoh misi Toyota dapat terlihat model HEV yang diproduksinya. Pada tipe hybrid Toyota hadir dengan teknologi yang tidak hanya mengurangi konsumsi BBM, tapi juga mengurangi emisi karbon.

Teknologi tersebut bekerja misalnya ketika seorang pemilik mobil hybrid Toyota mengemudikan kendaraannya dalam kemacetan. Di situasi tersebut, mesin bensin secara otomatis dimatikan dan mobil digerakkan dengan tenaga motor listrik/baterai saja.

Dengan kemampuan mematikan mesin bensin secara otomatis dalam situasi lalu lintas penuh kemacetan, bahan bakar tentu lebih hemat. Lebih jauh lagi, emisi karbon yang dihasilkan kendaraan berkurang secara signifikan.

Dengan upaya tersebut misi Toyota Global berkomitmen mengurangi emisi karbon (CO2) kendaraan hingga 90 persen pada 2050 diharapkan terwujud.

2. Kembangkan Flex-Fuel Technology
Untuk menekan emisi karbon, Toyota melakukan pengembangan Flex-Fuel technology untuk kendaraan Toyota bermesin pembakaran internal (ICE). Semua model ICE terbaru Toyota telah dirancang supaya dapat memakai bahan bakar Bioetanol (E10) dengan mudah tanpa perubahan apapun. Contohnya Pertamax Green 95 dengan komposisi etanol 5 persen, bisa digunakan tanpa kendala di produk TAM. Dengan demikian pelanggan dapat berkontribusi lebih besar guna mengurangi pemakaian bahan bakar fosil. Termasuk menekan emisi karbon dalam mobilitas sehari-hari.

3. Sediakan Toyota Station Waste
Upaya lain PT Toyota Astra Motor (TAM) untuk mencapai target zero emission selain menghadirkan produk-produk rendah emisi dengan teknologi canggih, juga mengajak masyarakat lewat kampanye "It's Time For Everyone". Kampanye ini untuk mendukung program netralitas karbon guna mencegah resiko pemanasan global dan perubahan iklim.

Toyota Lakukan 6 Hal Penting untuk Tekan Emisi Karbon, Nomor 3 Butuh Kontribusi Kamu

(foto doc. Toyota)

Salah satu wujud kampanye tersebut yakni Toyota membangun stasiun pembuangan sampah. Stasiun sampah dibangun di berbagai titik di Pulau Jawa hingga 2023, dimulai dari Jakarta dan akan bertambah tiap tahunnya. Masyarakat bisa mengumpulkan sampah anorganik yang dikumpulkan pada waste station ini kemudian diolah lewat prinsip Reuse, Reduce dan Recycle.

Dalam hal ini,Toyota menyediakan akses bagi masyarakat untuk bisa ikut berkontribusi dan bersama-sama mengurangi emisi karbon demi masa depan yang lebih hijau dan mencapai netralitas karbon. Fasilitas ini tentunya sangat efektif, jika kita bersama-sama dapat memanfaatkannya. Tanpa peran serta kita untuk menerapkan prinsip Reuse, Reduce dan Recycle, upaya mengurangi karbon akan sia-sia.

4. EV Smart Mobility di Kawasan Wisata Utama
Toyota-Astra Motor (TAM) juga memproduksi EV Smart Mobility. Mobil tersebut berukuran mungil ini menjadi contoh konkrit dari solusi mobilitas Toyota untuk mendukung pemanfaatan teknologi elektrifikasi bagi masyarakat luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Program Magang Toyota...
Program Magang Toyota 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa dan Fresh Graduate Merapat!
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Angka Penjualan C-HR...
Angka Penjualan C-HR Bantah Toyota Tidak Laku di Eropa
Rekomendasi
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved