Mobil Masa Depan Ford, Terbuat dari Limbah Pohon Zaitun

Rabu, 17 Januari 2024 - 17:21 WIB
loading...
Mobil Masa Depan Ford,...
Ford Motor Company mengembangkan prototipe mobil masa depan dengan bahan dasar dari limbah pohon zaitun. (Foto: Newsweek)
A A A
JAKARTA - Ford Motor Company mengembangkan sebuah prototipe mobil masa depan. Uniknya, bahan dasar pembuatannya dari limbah pohon zaitun.

Momen temuan mobil dari limbah pohon zaitun tadi cukup bersejarah dalam dunia manufaktur kendaraan berkelanjutan. Newsweek melansir, Rabu (17/1/2024), Ford telah menemukan cara untuk mengubah limbah dari pohon zaitun, yakni dari cabang, ranting, dan dedaunan menjadi prototipe bagian mobil.

Tidak hanya mengurangi limbah, perusahaan ini menemukan bahwa bagian-bagian tersebut cukup tahan lama untuk digunakan dalam kendaraan produksi, mengurangi jumlah plastik yang digunakan di bawah lembaran logam. Teknologi baru ini diungkapkan selama pengumuman kemitraan pembuat mobil dengan proyek COMPOlive. Gabungan kekuatan ini untuk menunjukkan kegunaan bahan daur ulang dan terbarukan.

Baca Juga: Ford Everest Titanium dan Ford Ranger Wildtrak Hadir di Indonesia

Proyek ini memiliki tiga tujuan, yakni mengubah pengelolaan pemangkasan dan meningkatkan aspek sosial dan ekonomi sektor zaitun dari perspektif lingkungan; mengembangkan serat atau biokomposit baru dengan berbagai aplikasi untuk mengurangi plastik baru berbasis fosil dan mendukung rencana Uni Eropa untuk membuat ekonomi benua itu lebih sirkular.

Bahan limbah berasal dari kebun zaitun di Andalusia , Spanyol dengan produksi minyak zaitun tertinggi di dunia. Bagian prototipe terdiri dari 40 persen serat pohon zaitun dan 60 persen plastik polipropilena daur ulang. Substansi tersebut kemudian dipanaskan dan dicetak menjadi bentuk bagian yang dipilih. Limbah tersebut biasanya akan dibakar atau disimpan, yang berarti harus diangkut ke lokasi pengumpulan.

Untuk mencari tahu apakah bahan tersebut dapat digunakan, simulasi material dilakukan di Cologne, Jerman. Setelah menyetujui cetakan, kekuatan, dan daya tahan bahan tersebut, mereka mulai membuat bagian-bagian prototipe. Ford saat ini sedang mengevaluasi bagian-bagian dan proses untuk implementasi yang lebih luas.

Ford mencatat bahwa ini bukan kali pertama mereka menemukan cara menggunakan bahan berkelanjutan di dalam kendaraan. Mereka menciptakan kursi dan sandaran kepala berbahan dasar busa kedelai pertama di industri, serta menggunakan bahan daur ulang pasca-konsumen seperti cangkir yogurt untuk bagian depan Ford Mustang Mach-E dan plastik lautan daur ulang di klip Ford Bronco Sport.

Baca Juga: Krisis Semikonduktor, Paksa Ford Hentikan Produksi Ford Mustang

"Kami selalu mencari cara untuk menjadi lebih berkelanjutan, dan terkadang inspirasi dapat datang dari tempat yang paling tidak mungkin. Menggunakan limbah dari pohon zaitun , kami telah dapat menggantikan sejumlah besar bahan baku berbasis minyak bumi dalam bagian-bagian interior. Serat yang berkelanjutan menciptakan penampilan permukaan yang unik dan akan langsung terlihat oleh pelanggan kami," kata Inga Wehmeyer, pemimpin proyek.

Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif The Road To Better dari Ford untuk menggabungkan bahan berkelanjutan dalam kendaraannya, beralih lebih banyak manufakturnya ke listrik yang terbarukan dan bebas karbon, menghemat air, dan mengurangi limbah menjadi nol.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Ford Fiesta Akan Kembali...
Ford Fiesta Akan Kembali di Tahun 2028 dengan Platform Renault 5 EV
Ford Meluncurkan Ranger...
Ford Meluncurkan Ranger Hybrid, Ini Perbedaan Fiturnya dengan Versi Biasa
Ford Mengembangkan Teknologi...
Ford Mengembangkan Teknologi Parkir yang Dapat Menghindari Tabrakan
Ford Buka Showroom Rasa...
Ford Buka Showroom Rasa Cafe, Strategi Baru Rebut Pasar Indonesia
Ford Menyerah pada Dominasi...
Ford Menyerah pada Dominasi China: Rugi Rp331 Triliun, Penjualan EV Anjlok 52 Persen, Petinggi Bintang Mundur
Ford Resmikan Dealer...
Ford Resmikan Dealer Baru di PIK 2, Perluas Jangkauan Pasar Tangerang
Jutaan Mobil Ford Ditarik...
Jutaan Mobil Ford Ditarik Kembali, Ini Masalahnya
Tarif Trump Mulai Menggigit...
Tarif Trump Mulai Menggigit Konsumen AS, Mobil Ford dan Boneka Barbie Bakal Naik Harga
Rekomendasi
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Berita Terkini
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Perayaan 1 Dekade Aerox...
Perayaan 1 Dekade Aerox di Indonesia Diserbu Ribuan Anak Muda
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved