Ini Alasan Chery Pakai Baterai LFP untuk Mobil Listrik Omoda E5
Kamis, 08 Februari 2024 - 10:04 WIB
loading...
Mobil listrik Chery Omoda E5 segera mengaspal di Indonesia. (Foto: Chery)
A
A
A
JAKARTA - Mobil listrik Chery Omoda E5 segera mengaspal di Indonesia. Kendaraan ramah lingkungan ini dibekali baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) sebagai sumber daya utamanya.
Zheng Shuo, Assistance Vice President PT CSI mengatakan penggunaan baterai LFP karena pihaknya mengutamakan keamanan. Mengingat baterai lithium-ion dengan bahan baku nikel mudah terbakar apabila mengalami benturan atau tusukan.
“Saat ini, baterai yang kami gunakan untuk Omoda E5 masih LFP. Kami mempertimbangkan banyak hal, terutama soal tingkat keamanan,” kata Zheng Shuo di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Kendati begitu, Shuo tak menutup kemungkinan, mobil listrik Chery akan menggunakan baterai nikel di masa depan. Pasalnya, untuk mencapai tingkat kandungan lokal atau TKDN dengan jumlah tertentu, pihaknya harus memanfaatkan material dalam negeri.
Baca Juga: First Drive Chery Omoda E5, Pantaskah Dibanderol Rp500 Jutaan?
“Untuk mengembangkan di Indonesia, kami bisa bilang akan ada baterai jenis nikel di jajaran produk selanjutnya, ini adalah rencana kita. Kita juga ada rencana untuk meningkatkan TKDN dan seharusnya ditanyakan ke pemasok baterai lokal,” ujarnya.
Zheng Shuo mengungkapkan secara global Chery memiliki pabrik yang memproduksi baterai sendiri. Di sana, mereka membuat baterai LFP dan juga yang berbasis nikel.
Zheng Shuo, Assistance Vice President PT CSI mengatakan penggunaan baterai LFP karena pihaknya mengutamakan keamanan. Mengingat baterai lithium-ion dengan bahan baku nikel mudah terbakar apabila mengalami benturan atau tusukan.
“Saat ini, baterai yang kami gunakan untuk Omoda E5 masih LFP. Kami mempertimbangkan banyak hal, terutama soal tingkat keamanan,” kata Zheng Shuo di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Kendati begitu, Shuo tak menutup kemungkinan, mobil listrik Chery akan menggunakan baterai nikel di masa depan. Pasalnya, untuk mencapai tingkat kandungan lokal atau TKDN dengan jumlah tertentu, pihaknya harus memanfaatkan material dalam negeri.
Baca Juga: First Drive Chery Omoda E5, Pantaskah Dibanderol Rp500 Jutaan?
“Untuk mengembangkan di Indonesia, kami bisa bilang akan ada baterai jenis nikel di jajaran produk selanjutnya, ini adalah rencana kita. Kita juga ada rencana untuk meningkatkan TKDN dan seharusnya ditanyakan ke pemasok baterai lokal,” ujarnya.
Zheng Shuo mengungkapkan secara global Chery memiliki pabrik yang memproduksi baterai sendiri. Di sana, mereka membuat baterai LFP dan juga yang berbasis nikel.
Lihat Juga :