China Kirim Penjelajah Pertama ke Mars

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 11:12 WIB
loading...
A A A
Pengorbit yang akan menyampaikan/menyiarkan data dari pendarat dan penjelajah kembali ke para ilmuwan di Bumi juga membawa seperangkat instrumen ilmiah sendiri. Pengorbit memiliki dua kamera dan spektro meter yang akan digunakan untuk membuat peta komposisi mineral pada permukaan Mars serta radar dan detektor untuk memeriksa partikel di atmosfer Mars.

Pengorbit juga akan mencari endapan es air yang bisa membantu menjelajah di masa yang akan datang. Tianwen-1 tidak akan sendirian diorbit Mars. Uni Emirat Arab juga baru saja meluncurkan misi pertamanya ke Mars, begitu pula penjelajah NASA “Perseverance”. Semua misi ini diluncurkan sekaligus karena Mars berada paling dekat dengan Bumi saat ini.

Ada saat di mana Mars dan Bumi memiliki jarak terdekat setiap dua tahun sekali. Peluncuran pada musim panas tahun ini menjadi waktu yang tepat. Mereka akan tiba di Mars pada sekitar waktu yang sama dan akan membantu kita memahami lebih banyak tentang seperti apa Mars sekarang dan sejarahnya.

“Semakin kita mempelajari seperti apa Mars sebenarnya dan bagaimana kita dapat beroperasi di sana menggunakan teknologi, pelajaran yang didapatkan tersebut dapat diterapkan pada misi manusia di masa depan,” kata Forczyk. (Lihat videonya: Aksi Begal Asusila di Padang, Korban Mengalami Trauma)

Badan antariksa China sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk mengirim manusia ke Mars dalam beberapa dekade mendatang. Ini membuat informasi yang akan didapat dari Tianwen-1 sangat penting untuk menambah wawasan dan membantu para astronot untuk bertahan di Mars dan menjelajah di sana. (Fandy)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Bukan BYD dan Chery,...
Bukan BYD dan Chery, Inilah Mobil Presiden China saat Jemput Trump
Tank-tank Buatan China...
Tank-tank Buatan China untuk Pertama Kalinya Mengintegrasikan dengan UAV
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved