China Kirim Penjelajah Pertama ke Mars
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Banyak program luar angkasa dalam misi ke Mars yang tidak tercapai karena terkenal akan kesulitan mendaratnya di sana. “Tidak ada misi planet yang pernah dilaksanakan dengan cara ini. Jika berhasil, itu akan menandakan terobosan teknis yang sangat besar,” tulis beberapa ilmuwan dalam sebuah artikel di Nature Astronomy.
Jika semuanya berjalan denganbaik, Tianwen-1 akan tiba di Marspada Februari 2021. Pendaratandan penjelajahannya akandilakukan dua atau tiga bulankemudian.
Misi itu akan mengambil gambar dari permukaandan mengukur komposisitanah. Pengamatandilakukan lebih dalamdengan menggunakan radaruntuk struktur bawah tanahMars dan mengamati medanmagnetnya.
Penjelajahan di Mars diperkirakan akan bertahan sekitar 90 hari karena lingkungan dan medan yang keras. Namun para astronom berharap misi Tianwen-1 berhasil mendapatkan gambaran secara jelas tentang struktur tanah dan medan magnet Mars. (Baca juga: Turki-Yunani Memnas, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya)
Pesawat ruang angkasa itu memiliki berat sekitar 240 kg. Ukuran ini menyerupai penjelajah China Yutu-2 yang saat ini sedang menjelajahi Bulan dari sisi luar yang jauh. “Misi China ke sisi jauh Bulan sangat sukses, jadi mereka membangun kesuksesan itu sekarang,” kata Forczyk.
Jika semuanya berjalan denganbaik, Tianwen-1 akan tiba di Marspada Februari 2021. Pendaratandan penjelajahannya akandilakukan dua atau tiga bulankemudian.
Misi itu akan mengambil gambar dari permukaandan mengukur komposisitanah. Pengamatandilakukan lebih dalamdengan menggunakan radaruntuk struktur bawah tanahMars dan mengamati medanmagnetnya.
Penjelajahan di Mars diperkirakan akan bertahan sekitar 90 hari karena lingkungan dan medan yang keras. Namun para astronom berharap misi Tianwen-1 berhasil mendapatkan gambaran secara jelas tentang struktur tanah dan medan magnet Mars. (Baca juga: Turki-Yunani Memnas, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya)
Pesawat ruang angkasa itu memiliki berat sekitar 240 kg. Ukuran ini menyerupai penjelajah China Yutu-2 yang saat ini sedang menjelajahi Bulan dari sisi luar yang jauh. “Misi China ke sisi jauh Bulan sangat sukses, jadi mereka membangun kesuksesan itu sekarang,” kata Forczyk.

Lihat Juga :