Volvo Kenalkan Teknologi Charging Wireless, Cas Mobil Jadi seperti HP
Senin, 15 April 2024 - 21:37 WIB
loading...
A
A
A
Stasiun pengisian daya mengirimkan energi melalui bantalan pengisi daya yang ditangkap unit penerima di dalam mobil. Untuk menyelaraskan mobil dengan bantalan pengisi daya, Volvo Cars menggunakan fitur kamera 360 derajat.
Untuk mobil XC40 Recharge memiliki daya pengisian nirkabel lebih dari 40 kW, menjadikan kecepatan pengisian sekitar empat kali lebih cepat daripada pengisi daya AC berkabel 11 kW, dan hampir secepat fast charging DC berkabel 50 kW.
Dalam pengujian, mobil listrik Volvo digunakan selama lebih dari 12 jam sehari dan menempuh jarak 100.000 km per tahun. Ini menjadikan uji ketahanan pertama mobil listrik Volvo dalam skenario penggunaan komersial.
Sejauh ini, untuk mengisi ulang baterai mobil listrik, pemiliknya harus memarkirkan mobil mereka dan menyambungkan kabel dari stasiun pengisian baterai ke mobil. Dengan adanya teknologi nirkabel ini, maka pemilik mobil hanya perlu memarkirkan kendaraan tanpa harus melakukan penyambungkan plug in pengecasan dari sumber daya ke mobil.
Sistem kerjanya wireless charging ini tentunya mirip dengan yang diterapkan pada smartphone. Di mana, mobil tersebut nantinya akan dibekali dengan komponen yang dapat memanfaatkan induksi elektromagnetik untuk mentransfer energi dari pengisi daya dari mobil ke perangkat wireless charging ataupun sebaliknya.
Untuk mobil XC40 Recharge memiliki daya pengisian nirkabel lebih dari 40 kW, menjadikan kecepatan pengisian sekitar empat kali lebih cepat daripada pengisi daya AC berkabel 11 kW, dan hampir secepat fast charging DC berkabel 50 kW.
Dalam pengujian, mobil listrik Volvo digunakan selama lebih dari 12 jam sehari dan menempuh jarak 100.000 km per tahun. Ini menjadikan uji ketahanan pertama mobil listrik Volvo dalam skenario penggunaan komersial.
Sejauh ini, untuk mengisi ulang baterai mobil listrik, pemiliknya harus memarkirkan mobil mereka dan menyambungkan kabel dari stasiun pengisian baterai ke mobil. Dengan adanya teknologi nirkabel ini, maka pemilik mobil hanya perlu memarkirkan kendaraan tanpa harus melakukan penyambungkan plug in pengecasan dari sumber daya ke mobil.
Sistem kerjanya wireless charging ini tentunya mirip dengan yang diterapkan pada smartphone. Di mana, mobil tersebut nantinya akan dibekali dengan komponen yang dapat memanfaatkan induksi elektromagnetik untuk mentransfer energi dari pengisi daya dari mobil ke perangkat wireless charging ataupun sebaliknya.
(wbs)
Lihat Juga :