Ini Jawaban Kenapa Wuling Pakai Model Soket Casan GB/T
Kamis, 16 Mei 2024 - 23:19 WIB
loading...
Wuling BinguoEV. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wuling Motors telah memasarkan tiga mobil listrik di Indonesia, yakni Air ev, BinguoEV, dan Cloud EV. Uniknya, mobil listrik mereka menggunakan soket casan tipe GB/T yang berbeda dengan kendaraan listrik pada umumnya.
BACA JUGA - Rasakan Teknologi dan Tenaga Wuling Air ev
Seperti diketahui, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia menggunakan konektor tipe CCS2 atau CHAdeMo. Jenis ini digunakan pada hampir seluruh mobil listrik yang beredar di Indonesia.
Dian Asmahani, Sales & Marketing Director Wuling Motors mengatakan soket GB/T itu mengikuti standar global Wuling. Tapi, pelanggan diberikan opsi untuk mendapatkan konektor tambahan agar bisa mengisi ulang di SPKLU tipe CCS2.
“Kenapa pakai GB/T? karena standar global platform kami itu adalah GB/T. Wuling tidak berhenti di situ, tidak hanya mengembangkan home charging di rumah konsumen,” kata Dian kepada wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).
BACA JUGA - Rasakan Teknologi dan Tenaga Wuling Air ev
Seperti diketahui, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia menggunakan konektor tipe CCS2 atau CHAdeMo. Jenis ini digunakan pada hampir seluruh mobil listrik yang beredar di Indonesia.
Dian Asmahani, Sales & Marketing Director Wuling Motors mengatakan soket GB/T itu mengikuti standar global Wuling. Tapi, pelanggan diberikan opsi untuk mendapatkan konektor tambahan agar bisa mengisi ulang di SPKLU tipe CCS2.
“Kenapa pakai GB/T? karena standar global platform kami itu adalah GB/T. Wuling tidak berhenti di situ, tidak hanya mengembangkan home charging di rumah konsumen,” kata Dian kepada wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).
Lihat Juga :