Ducati Monster Senna Siap Jadi Incaran Kolektor, Penghormatan untuk Sang Legenda F1

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:49 WIB
loading...
Ducati Monster Senna...
Monster Senna akan diproduksi hanya sejumlah 341 unit contoh, dengan komponen yang menonjolkan sisi sporty-nya. Foto: Ducati
A A A
ITALIA - Ducati merilis Monster edisi terbatas untuk menghormati Ayrton Senna, sang legenda Formula 1 yang juga penggemar motor itu .
Hanya 341 unit yang akan diproduksi, angka yang merepresentasikan jumlah gelar juara dunia dan podium yang diraih Senna.

Angka 3 merupakan simbol dari jumlah gelar Juara Dunia yang dimenangkan oleh Senna di Formula 1. Adapun 41 adalah simbol dari jumlah Grand Prix yang Ayrton selesaikan di podium teratas.

Monster Senna memiliki corak khusus terinspirasi warna helm ikonik Senna, dengan warna kuning, hijau, dan biru dari bendera Brasil.
Pemilihan Monster sebagai model penghormatan ini juga berkaitan dengan sejarah Senna yang merupakan salah satu pemilik pertama Monster 900.

Ducati Monster Senna Siap Jadi Incaran Kolektor, Penghormatan untuk Sang Legenda F1

Peluncuran motor ini berlangsung di sirkuit Imola pada Grand Prix Formula 1, dihadiri oleh Claudio Domenicali (CEO Ducati), Bianca Senna (CEO Senna Brands) dan Stefano Domenicali (Presiden dan CEO Formula 1).

Ducati berharap Monster Senna dapat menjadi simbol penghormatan yang tulus bagi sang juara dunia yang juga seorang Ducatista sejati.

Ternyata, memang hubungan Ducati dan Senna Brands terbilang dekat. Ducati dan Ayrton Senna bertemu pertama kalinya pada 1990.
Tepatnya, ketika Claudio Castiglioni, pemilik Ducati dan penggemar fanatik Senna memberikan 851 SP kepada Peraih Juara Dunia tiga kali tersebut.

Pada tahun-tahun berikutnya, Senna dan Ducati menyadari bahwa mereka memiliki banyak kesamaan.

Ducati Monster Senna Siap Jadi Incaran Kolektor, Penghormatan untuk Sang Legenda F1

Ketika Senna melihat Ducati 916 secara langsung, ia terpesona. Lalu muncul gagasan untuk berkolaborasi dalam proyek khusus yang mampu menyatukan merek Ducati dan merek Senna.

Lahirlah Ducati 916 Senna, motor yang coraknya dipilih langsung oleh pembalap Brasil tersebut, dengan pilihan grafis kontras antara abu-abu antrasit, black matt, dan merah, yang menjadi ikonik di tahun-tahun berikutnya.

Seri khusus itu terbatas hanya 300 unit, diumumkan oleh Ducati pada Maret 1994.

Antusiasme Ducati dan Senna Brands ternyata berlanjut hingga sekarang. Tepatnya, lewat Monster Senna.

Adapun livery-nya dirancang oleh Centro Stile Ducati. Corak khususnya terinspirasi warna helm yang ia kenakan Ayrton sepanjang karir balapnya, dengan bagian berwarna kuning, hijau, dan biru, adalah warna bendera Brasil.

Baca Juga: Dibuat 341 Unit, Ducati Monster Senna Edition Diperkenalkan

Ducati Monster Senna Siap Jadi Incaran Kolektor, Penghormatan untuk Sang Legenda F1

Pemilihan Monster sebagai model untuk edisi terbatas juga terkait dengan sejarah Ayrton, yang merupakan salah satu pemilik pertama Monster 900, yang ia gunakan untuk berkeliling di Monte Carlo, dan di mana ia muncul di malam gala Grand Prix F1 Monako 1993.

Ayrton menyukai konsep sederhana dari Monster yang memberikan kesenangan dalam berkendara hingga ke inti dari pengalaman bersepeda motor: yaitu mesin sporty, sangat cocok untuk di jalan raya, sasis dari Superbike, stang lebar, dan tanpa fairing.

Perkenalan sepeda motor yang didedikasikan oleh Ducati untuk Senna ini berlangsung di paddock sirkuit Enzo dan Dino Ferrari di Imola, di ajang Grand Prix Formula 1 Made in Italy dan Emilia-Romagna.

“Ayrton Senna akan selamanya menjadi ikon. Ia juga penggemar fanatik motor, yang kami hormati melalui edisi khusus salah satu model paling ikonik dalam rangkaian kami: yaitu Monster,” ungkap Claudio Domenicali, CEO DucatiMotorHolding.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Ducati Hypermotard 698...
Ducati Hypermotard 698 Mono Nera 2026 Diperkenalkan, Tulang- Ditonjolkan
Ducati Kenalkan Teknologi...
Ducati Kenalkan Teknologi untuk Desmo450 MX yang Jarang Melakukan Servis
Ducati Superleggera...
Ducati Superleggera V4 Centenario, Manifestasi Teknologi Bukan Sekadar Mahal
Ducati Monster Tampil...
Ducati Monster Tampil Semakin Garang dengan Goresan Corak Baru
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Hakim Tanya Pantaskah...
Hakim Tanya Pantaskah Wamen Terima Ducati dan Rp3 Miliar, Noel: Pokoknya Saya Mengaku Bersalah Deh, Yang Mulia
Rekomendasi
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved