GIIAS 2020 Batal, Gaikindo Siapkan Pengganti Pameran di Jakarta
Rabu, 19 Agustus 2020 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Gaikindo Jakarta Auto Week bertujuan untuk menggenjot penjualan mobil, baik existing product ataupun yang baru diluncurkan pada pelaksanaan pameran.
“Kalau GIIAS fokus mengedepankan ajang peluncuran produk dan teknologi terbaru dari industri otomotif,” jelasnya, dalam keterangan resmi Gaikindo, Selasa (18/8/2020).
Gaikindo Jakarta Auto Week akan menggunakan keseluruhan area JCC, yakni sekotar 30 ribu meter persegi. Besaran pameran ini dinilai lebih proporsional untuk dilaksanakan pada masa ini.
Gaikindo berharap, dengan pemilihan waktu di akhir tahun, area dan lokasi pameran yang berada di tengah kota, akan menjadi dorongan positif bagi industri otomotif untuk tampil maksimal, dan tentunya juga akan memberikan kemudahan bagi para pengunjung.
Selama sembilan hari pameran diharapkan dapat menarik 250 ribu pengunjung, hal ini tentu disesuaikan dengan pembatasan sosial, protokol kesehatan Covid-19.
“Penyelenggaraan pameran akan tetap berpatokan pada protokol pengamanan Covid-19, yang juga mencakup pembatasan jumlah pengunjung pada satu waktu, agar tetap aman,” tutur Rizwan.
“Kalau GIIAS fokus mengedepankan ajang peluncuran produk dan teknologi terbaru dari industri otomotif,” jelasnya, dalam keterangan resmi Gaikindo, Selasa (18/8/2020).
Gaikindo Jakarta Auto Week akan menggunakan keseluruhan area JCC, yakni sekotar 30 ribu meter persegi. Besaran pameran ini dinilai lebih proporsional untuk dilaksanakan pada masa ini.
Gaikindo berharap, dengan pemilihan waktu di akhir tahun, area dan lokasi pameran yang berada di tengah kota, akan menjadi dorongan positif bagi industri otomotif untuk tampil maksimal, dan tentunya juga akan memberikan kemudahan bagi para pengunjung.
Selama sembilan hari pameran diharapkan dapat menarik 250 ribu pengunjung, hal ini tentu disesuaikan dengan pembatasan sosial, protokol kesehatan Covid-19.
“Penyelenggaraan pameran akan tetap berpatokan pada protokol pengamanan Covid-19, yang juga mencakup pembatasan jumlah pengunjung pada satu waktu, agar tetap aman,” tutur Rizwan.
Lihat Juga :