Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:56 WIB
loading...
Toyota Jungkir Balik...
Mobil Toyota Konsep. FOTO/Dok SindoNews
A A A
TOKYO - Penjualan global Toyota Motor Corporation turun untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan April, karena gangguan terkait konflik di Timur Tengah terus memengaruhi operasi dan ekspor di industri otomotif.

Produsen mobil Jepang itu mengatakan pada hari Kamis bahwa penjualan global, termasuk anak perusahaan Daihatsu Motor Co, turun 3,7 persen year-on-year menjadi 902.015 unit pada bulan April.

Namun, produksi naik 3,4 persen dari tahun sebelumnya menjadi 933.685 unit.

Sejauh ini perusahaan berhasil menjaga pabrik tetap beroperasi meskipun terjadi gangguan pada jalur pengiriman melalui Selat Hormuz.

Namun, konflik yang berkepanjangan mulai mengungkap risiko yang lebih luas bagi produsen mobil global yang bergantung pada rantai pasokan yang terkait dengan Teluk untuk suku cadang, bahan baku, dan energi.

Ekspor Toyota ke Timur Tengah anjlok 92 persen year-on-year pada bulan April menjadi hanya 2.418 kendaraan yang terjual.

Pada konferensi pers pendapatan Toyota awal bulan ini, kepala akuntansi Takanori Azuma mengatakan bahwa produsen mobil tersebut mengekspor sekitar 500.000 hingga 600.000 kendaraan per tahun ke Timur Tengah.

Ia menambahkan bahwa perusahaan memperkirakan hampir setengah dari jumlah tersebut akan terpengaruh oleh gangguan regional.

Angka terbaru perusahaan tersebut menggarisbawahi meningkatnya tekanan pada logistik dan arus perdagangan yang terkait dengan konflik tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Semangat Piala...
Hadirkan Semangat Piala Dunia 2026, Valvoline Mengapresiasi Penggemar Bola dan Mekanik
Mesin Diesel dan Bensin...
Mesin Diesel dan Bensin Toyota Kini Jadi Alat Peraga di Dua SMK Lombok, Ini Alasannya
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Strategi BYD Kuasai...
Strategi BYD Kuasai Pasar Otomotif yang Wajib Diwaspadai Jepang
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Rekomendasi
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
Berita Terkini
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Uji Dynotest Tukang...
Uji Dynotest Tukang Solar di Thailand: Berapa Besar Kenaikan Tenaga Toyota FJ Cruiser Terbaru?
Akhirnya! Hino Buka...
Akhirnya! Hino Buka Dealer di Banyuwangi, Perkuat Jalur Logistik Menuju Bali
Hadirkan Semangat Piala...
Hadirkan Semangat Piala Dunia 2026, Valvoline Mengapresiasi Penggemar Bola dan Mekanik
Mesin Diesel dan Bensin...
Mesin Diesel dan Bensin Toyota Kini Jadi Alat Peraga di Dua SMK Lombok, Ini Alasannya
Mayoritas Motor Listrik...
Mayoritas Motor Listrik Honda Akan Segera Diproduksi di Vietnam
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved