Mesin Empat Silinder CFMoto 500SR Dibongkar Habis-habisan
Selasa, 28 Mei 2024 - 14:49 WIB
loading...
CFMoto 500SR . FOTO/ DAILY
A
A
A
BEIJING - Dunia sepeda motor dihebohkan dengan dirilisnya dua sportbike CFMoto SR pada September lalu. Kini CFMoto telah mengajukan paten mesin empat silinder 500cc untuk 500SR. Sepeda motor sport 675SR ini menggunakan mesin tiga silinder.
BACA JUGA - Motorola Luncurkan Moto G Fast dan Moto E
Gambar paten menunjukkan beberapa komponen mesin, termasuk sistem pendingin yang dirancang untuk menaikkan suhu mesin dengan cepat guna mengurangi polusi.
Seperti dilansir dari CFMOTO, pasalnya, katalis knalpot baru benar-benar berfungsi ketika unsur-unsurnya mencapai 400 derajat Celcius.
Gambar tersebut juga menunjukkan mesin yang sepenuhnya dirancang oleh CFMoto sendiri, dan tidak terinspirasi oleh mesin 500cc lainnya. Terlepas dari itu, belum ada sepeda motor bermesin empat segaris 500cc di pasaran saat ini.
Oleh karena itu, perusahaan merancang mesin double overhead camshaft (DOHC) konvensional yang digerakkan rantai, dengan rantai terletak di salah satu ujung poros engkol. Kamera bertindak langsung pada tappet, bukan mengikuti metode saat ini yang menggunakan 'pengikut jari'. Selain itu, ada empat koil pengapian individual per busi.
BACA JUGA - Motorola Luncurkan Moto G Fast dan Moto E
Gambar paten menunjukkan beberapa komponen mesin, termasuk sistem pendingin yang dirancang untuk menaikkan suhu mesin dengan cepat guna mengurangi polusi.
Seperti dilansir dari CFMOTO, pasalnya, katalis knalpot baru benar-benar berfungsi ketika unsur-unsurnya mencapai 400 derajat Celcius.
Gambar tersebut juga menunjukkan mesin yang sepenuhnya dirancang oleh CFMoto sendiri, dan tidak terinspirasi oleh mesin 500cc lainnya. Terlepas dari itu, belum ada sepeda motor bermesin empat segaris 500cc di pasaran saat ini.
Oleh karena itu, perusahaan merancang mesin double overhead camshaft (DOHC) konvensional yang digerakkan rantai, dengan rantai terletak di salah satu ujung poros engkol. Kamera bertindak langsung pada tappet, bukan mengikuti metode saat ini yang menggunakan 'pengikut jari'. Selain itu, ada empat koil pengapian individual per busi.
Lihat Juga :