Kendaraan Masa Depan, Ini Penampakan Mobil Terbang GAC AION

Kamis, 30 Mei 2024 - 13:29 WIB
loading...
Kendaraan Masa Depan,...
Desain mobil terbang milik GAC Aion. (Foto: Wiwie Heryani)
A A A
CHINA - Sejumlah perusahaan otomotif terus berinovasi menciptakan kendaraan masa depan. Tak hanya sebatas kendaraan listrik saja, mereka mulai memikirkan kehadiran mobil terbang.

Tidak terkecuali di China, negara ini menjadi salah satu pihak yang mulai merancang desain mobil terbang dan berencana memproduksinya di masa depan. Meski membutuhkan riset yang matang, beberapa perusahaan otomotif di Negeri Tirai Bambu tersebut sudah mulai membuat rancangan mobil terbang. Salah satunya GAC Aion, merek kendaraan listrik terkemuka ini ternyata sudah mempersiapkan rancangan desain mobil terbang yang cukup inovatif.

Nah, SINDOnews baru-baru ini mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung wujud dari desain mobil terbang milik GAC Aion, yang berada di pusat Manufaktur Cerdas Aion di Guangzhou itu.

Bentuk mobil terbang tersebut tampak unik dan inovatif. Pasalnya, mobil tersebut terdiri dari dua bagian. Bagian bawahnya memiliki bentuk mobil roda empat pada umumnya, di mana bisa berfungsi sebagai mobil listrik biasa, meski hanya memiliki satu tempat duduk, namun dengan beberapa aksesori tidak biasa di atasnya.

Baca Juga: Hyundai Percepat Pengembangan Mobil Terbang

Bagian atasnya, dilengkapi dengan ‘flying pod’ menyerupai drone besar, di mana bagian inilah yang bisa terbang dan bisa terpisah dari badan mobil listrik di bawahnya. Dengan kata lain, untuk perjalanan yang lebih pendek, mobil listrik di bawahnya bisa menjadi landasan mobil terbang di atasnya.

Tim GAC Aion yang memandu kami menjelaskan, bahwa mobil terbang yang ada di pabrik tersebut baru sekedar rancangan, dan mungkin baru akan diproduksi dalam waktu yang masih cukup lama.

Mengingat, memproduksi mobil terbang tentu membutuhkan riset matang, termasuk sejumlah regulasi dan tantangan birokrasi untuk mendapatkan persetujuan digunakan penumpang di China. “Ini mungkin masih butuh beberapa puluh tahun lagi untuk diproduksi. Jadi ini baru sekedar rancangan,” ujar salah satu tim GAC Aion tersebut.

Mobil terbang tersebut sendiri dijuluki dengan GOVE, yakni singkatan dari ‘GAC’s on-the-go, vertical-flight, electric vehicle’. Mobil terbang satu ini memiliki kursi dan enam rotor, serta menggunakan teknologi terbang otonom ADiGO-Pilot dari GAC untuk memungkinkan pemilik melakukan perjalanan ke tujuan mereka dengan sangat cepat dan mudah.

Baca Juga: Mobil Terbang Bikinan AS Mulai Dijual Bebas

Bagian atas mobil terbang tersebut dapat dioperasikan dari jarak jauh, artinya dapat mengisi daya sendiri saat berada di udara. “Mobil terbang ini multifungsi karena bisa dijadikan mobil terbang ataupun mobil listrik biasa untuk perjalanan darat,” kata Tim GAC Aion.

Sejauh ini, tim GAC Aion belum bisa memberikan detail lebih lengkap tentang jangkauan, daya, dan ketersediaan mobil terbang tersebut. Namun, menurut laporan CNEVpost sebelumnya, GAC rencananya akan bermitra dengan perusahaan seperti Ruqi Mobility dan Robotaxi di masa mendatang untuk membangun departemen mobil terbangnya.

Selain perusahaan China, perusahaan lain seperti Hyundai, Xpeng, dan Airbus juga diketahui telah bereksperimen membuat mobil terbang, salah satunya konsep drone lepas landas dan mendarat vertikal listrik untuk transportasi penumpang.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Mengapa Mobil Terbang...
Mengapa Mobil Terbang Jadi Primadona di Beijing Motor Show 2026 dan Bagaimana Speknya?
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved