Senyap, Militer Rusia Gunakan Motor Listrik di Medan Perang
Jum'at, 31 Mei 2024 - 13:53 WIB
loading...
Tentara Rusia menggunakan sepeda motor listrik untuk menyerang pertahanan Ukraina. (Foto: RT)
A
A
A
JAKARTA - Tren kendaraan listrik tak hanya melanda para pencinta otomotif. Di medan perang, kendaraan ramah lingkungan ini juga diminati. Terbukti militer Rusia menggunakan motor listrik sebagai salah satu armada andalan.
Salah satu kelebihan motor listrik adalah tidak menghadirkan suara berisik. Kesenyapan yang dihadirkan penting di medan perang agar tak terpantau lawan. Motor listrik juga tidak begitu terpantau kamera thermal.
Russian Today, Jumat (31/5/2024) melaporkan sejumlah tentara Rusia menggunakan sepeda motor listrik untuk menyerang posisi pertahanan Ukraina.
Selain senyap dan tidak terpantau kamera termal, penggunaan sepeda motor listrik lantaran kedua belah pihak yaitu Ukraina dan Rusia sama-sama menghadapi kekurangan peralatan militer. Secara khusus, Rusia kekurangan kendaraan tempur infanteri dan pengangkut personel lapis baja yang dibutuhkan untuk mengangkut tentara. Mereka bahkan menggunakan tank yang terlihat seperti gudang sebagai alat transportasi darurat.
Baca Juga: Motor Listrik Tentara Ukraina Berhasil Pukul Mundur Tank Rusia
Pilihan transportasi akhirnya jatuh ke sepeda motor. Kendaraan ini dianggap efektif mencapai posisi pertahanan atau sedekat mungkin dengan benteng musuh. Meskipun hal ini mungkin masuk akal pada awalnya, dalam jangka panjang, ini hanyalah misi bunuh diri.
Sebagai solusinya, koresponden perang Andrey Filatov menyarankan penggunaan sepeda motor listrik, yang lebih senyap dan kurang terlihat dalam pencitraan termal.
Salah satu kelebihan motor listrik adalah tidak menghadirkan suara berisik. Kesenyapan yang dihadirkan penting di medan perang agar tak terpantau lawan. Motor listrik juga tidak begitu terpantau kamera thermal.
Russian Today, Jumat (31/5/2024) melaporkan sejumlah tentara Rusia menggunakan sepeda motor listrik untuk menyerang posisi pertahanan Ukraina.
Selain senyap dan tidak terpantau kamera termal, penggunaan sepeda motor listrik lantaran kedua belah pihak yaitu Ukraina dan Rusia sama-sama menghadapi kekurangan peralatan militer. Secara khusus, Rusia kekurangan kendaraan tempur infanteri dan pengangkut personel lapis baja yang dibutuhkan untuk mengangkut tentara. Mereka bahkan menggunakan tank yang terlihat seperti gudang sebagai alat transportasi darurat.
Baca Juga: Motor Listrik Tentara Ukraina Berhasil Pukul Mundur Tank Rusia
Pilihan transportasi akhirnya jatuh ke sepeda motor. Kendaraan ini dianggap efektif mencapai posisi pertahanan atau sedekat mungkin dengan benteng musuh. Meskipun hal ini mungkin masuk akal pada awalnya, dalam jangka panjang, ini hanyalah misi bunuh diri.
Sebagai solusinya, koresponden perang Andrey Filatov menyarankan penggunaan sepeda motor listrik, yang lebih senyap dan kurang terlihat dalam pencitraan termal.
Lihat Juga :