Kalah Bersaing, BYD Ejek AS dan Eropa Takut dengan Mobil Listrik China
Senin, 10 Juni 2024 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Explorer pertama kali berlabuh di Jerman pada Februari 2024, membawa 3.000 unit kendaraan, seiring BYD memperluas mereknya secara global.
Baca Juga: Pemerintah China Murka Gara-gara Pembatasan Mobil Listrik di AS
Menurut perusahaan pengumpul data global Dataforce, mobil listrik China, seperti BYD dan MG, menyumbang sekitar 9% dari mobil listrik yang terjual di Eropa tahun lalu. Namun, angka itu diperkirakan akan meningkat pesat selama beberapa tahun ke depan.
Kelompok lobi Eropa Transport and Environment menyebut bahwa mobil listrik China dapat mencapai seperempat dari mobil listrik yang terjual di Eropa tahun ini.
Setelah mengalahkan VW, menjadi produsen mobil terlaris di China tahun lalu, BYD ingin mengambil alih pasar global.
Saat berbicara di depan audiens pada hari Jumat, Wang mengatakan industri harus menyambut persaingan sehat jika ingin mengelolatransisikeEV.
Baca Juga: Pemerintah China Murka Gara-gara Pembatasan Mobil Listrik di AS
Menurut perusahaan pengumpul data global Dataforce, mobil listrik China, seperti BYD dan MG, menyumbang sekitar 9% dari mobil listrik yang terjual di Eropa tahun lalu. Namun, angka itu diperkirakan akan meningkat pesat selama beberapa tahun ke depan.
Kelompok lobi Eropa Transport and Environment menyebut bahwa mobil listrik China dapat mencapai seperempat dari mobil listrik yang terjual di Eropa tahun ini.
Setelah mengalahkan VW, menjadi produsen mobil terlaris di China tahun lalu, BYD ingin mengambil alih pasar global.
Saat berbicara di depan audiens pada hari Jumat, Wang mengatakan industri harus menyambut persaingan sehat jika ingin mengelolatransisikeEV.
(dan)
Lihat Juga :