Punya Tambang Nikel dan Tembaga, Jokowi Yakin Indonesia Unggul di Kompetisi Kendaraan Listrik
Rabu, 03 Juli 2024 - 16:21 WIB
loading...
Presiden Jokowi saat berkunjung ke pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021). Foto: Hyundai Indonesia
A
A
A
KARAWANG - Presiden Joko Widodo meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang menandai pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021).
Presiden Joko Widodo yakni Indonesia akan memenangi kompetisi perkembangan kendaraan listrik dengan negara lain. Alasannya? Karena ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam peresmian ekosistem baterai dan kendaraan listrik Korea Selatan di Indonesia yang dilakukan di PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021).
“Saya yakin bahwa kompetisi kita dengan negara-negara lain akan bisa kita menangkan karena tambangnya ada di sini, nikelnya ada di sini, bauksitnya ada di sini, tembaganya ada di sini. Ada smelter, masuk ke katoda and precussor, masuk ke EV baterai, kemudian pabrik mobilnya ada di sini, terintegrasi dalam sebuah ekosistem," papar Jokowi seperti dilansir Antara.
Jokowi mengatakan tidak ada yang bisa menghadang laju Indonesia dalam perkembangan kendaraan listrik, karena Indonesia sangat kompetitif.
Presiden Joko Widodo yakni Indonesia akan memenangi kompetisi perkembangan kendaraan listrik dengan negara lain. Alasannya? Karena ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam peresmian ekosistem baterai dan kendaraan listrik Korea Selatan di Indonesia yang dilakukan di PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021).
“Saya yakin bahwa kompetisi kita dengan negara-negara lain akan bisa kita menangkan karena tambangnya ada di sini, nikelnya ada di sini, bauksitnya ada di sini, tembaganya ada di sini. Ada smelter, masuk ke katoda and precussor, masuk ke EV baterai, kemudian pabrik mobilnya ada di sini, terintegrasi dalam sebuah ekosistem," papar Jokowi seperti dilansir Antara.
Jokowi mengatakan tidak ada yang bisa menghadang laju Indonesia dalam perkembangan kendaraan listrik, karena Indonesia sangat kompetitif.
Lihat Juga :