Mercedes Benz EQE Terbakar, Korsel Haramkan Baterai Buatan China
Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
Untuk baterai NMC, teknologi ini sebenarnya didominasi oleh perusahaan asal Korea Selatan seperti LG Energy Solution dan Samsung SDI, sedangkan sebagian besar perusahaan baterai asal China lebih mahir dalam teknologi baterai Lithium Ferrous Phosphate (LFP).
Namun karena masalah kepadatan energi yang menjadi kelemahan baterai LFP, maka lebih cocok untuk berkendara jarak dekat. Situasi ini menyebabkan produsen mobil listrik premium cenderung memilih baterai NMC yang mampu menyimpan energi lebih banyak sekaligus memperluas jarak tempuh dalam sekali pengisian penuh.
Lee Ho-geun, profesor otomotif di Universitas Daedeok menyatakan bahwa Mercedes harus maju, mencari solusi daripada menyalahkan Farasis Energy 100% karena masalah ini juga melibatkan kendaraan merek Mercedes Benz.
Lee Ho-geun juga mengusulkan aturan baru di Korea Selatan yang melarang pemilik mobil listrik mengisi daya mobilnya hingga 100%, terutama di stasiun pengisian parkir bawah tanah yang sulit diakses oleh petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan sedang mempertimbangkan proposal untuk mewajibkan semua produsen mobil listrik di sana menyatakan dengan jelas jenis baterai yang dijual oleh produsen sebelum sampai ke konsumen demi alasan keamanan.
Namun karena masalah kepadatan energi yang menjadi kelemahan baterai LFP, maka lebih cocok untuk berkendara jarak dekat. Situasi ini menyebabkan produsen mobil listrik premium cenderung memilih baterai NMC yang mampu menyimpan energi lebih banyak sekaligus memperluas jarak tempuh dalam sekali pengisian penuh.
Lee Ho-geun, profesor otomotif di Universitas Daedeok menyatakan bahwa Mercedes harus maju, mencari solusi daripada menyalahkan Farasis Energy 100% karena masalah ini juga melibatkan kendaraan merek Mercedes Benz.
Lee Ho-geun juga mengusulkan aturan baru di Korea Selatan yang melarang pemilik mobil listrik mengisi daya mobilnya hingga 100%, terutama di stasiun pengisian parkir bawah tanah yang sulit diakses oleh petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan sedang mempertimbangkan proposal untuk mewajibkan semua produsen mobil listrik di sana menyatakan dengan jelas jenis baterai yang dijual oleh produsen sebelum sampai ke konsumen demi alasan keamanan.
(wbs)
Lihat Juga :