Hyundai Akui Penjualan Mobil Listrik Mulai Melempem

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 10:07 WIB
loading...
Hyundai Akui Penjualan...
Hyundai saat meramaikan ajang Pameran GIIAS 2024. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
SEOUL - Penjualan mobil listrik di seluruh dunia alami penurunan yang terjadi pada seluruh brand. Menanggapi hal tersebut, Hyundai berencana memperbanyak model mobil hybrid, karena kendaraan jenis ini sedang alami kenaikan permintaan saat ini.

BACA JUGA - Sistem Isi Baterai Bermasalah, Hyundai Ioniq 5 dan 6 Ditarik Kembali

Sebagai informasi, Hyundai memasang target penjualan 5,55 juta kendaraan pada 2030. Target tersebut meningkat 30 persen dibandingkan 2023. Hampir setengah di antaranya atau 2 juta unit diharapkan disumbang oleh mobil listrik.

Menariknya dalam target tersebut, Hyundai juga menargetkan adanya peningkatan penjualan mobil hybrid hingga 40 persen menjadi 1,33 juta unit pada 2028. Langkah ini diambil seiring melambatnya permintaan mobil listrik di seluruh dunia.

Melansir Carscoops, produsen asal Korea Selatan itu berencana untuk memperbanyak lini model mobil hybrid. Kini, mereka memiliki tujuh model yang akan ditingkatkan menjadi 14 model kendaraan yang memadukan mesin pembakaran dan motor penggerak listrik lengkap dengan baterai.

"Belakangan ini, konversi ke kendaraan listrik tengah melambat sementara itu, permintaan akan mobil hybrid meningkat. Mobil hybrid menjadi opsi alternatif ketimbang mesin pembakaran internal," kata Presiden dan CEO Hyundai Motor Jaehoo Chang dalam Investor Day dikutip dari Motor1.

Penambahan model mobil hybrid dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, khususnya di Amerika Utara. Tetapi, Hyundai belum membocorkan waktu peluncuran seluruh model mobil hybrid terbarunya itu.

Diyakini, langkah tersebut akan membuat Hyundai sejalan dengan para rivalnya, seperti Toyota dan Ford. Namun, Hyundai akan mengambil cara yang berbeda dibandingkan para pesaingnya di pasar global.

Kabarnya Hyundai akan berekspansi ke segmen hybrid yang relatif baru. Segmen tersebut disebut dengan extended-range electric vehicle (EREV). Segmen hybrid ini tengah digandrungi di China namun belum populer secara global.

EREV menggunakan baterai besar daripada model plug-in hybrid dan hanya bisa berjalan pada mode electric. Sementara itu mesin bensin berperan sebagai powerbank untuk mengecas saat baterai lemah.

Hyundai mengatakan bahwa EREV dapat menawarkan daya jelajah lebih dari 900 kilometer. Selain itu, mobil jenis ini juga memiliki harga yang jauh lebih murah ketimbang mobil listrik karena baterai yang digunakan lebih kecil.

Rencananya, Hyundai ingin menjual 30.000 unit EREV di China lewat mobil kompak. Sementara di AS, Hyundai menargetkan bisa menjual 80.000 unit dimulai dari model SUV bongsor dan merek Genesis.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved