Digempur Mobil Listrik China, VW Berencana Tutup Pabrik di Jerman?
Kamis, 05 September 2024 - 23:15 WIB
loading...
Pabrik Volkswagen di Jerman. FOTO/ THE JAPAN TIMES
A
A
A
WAHYU BUDI SANTOSO - Volkswagen (VW), perusahaan otomotif terkemuka asal Jerman, dikabarkan akan menutup pabriknya di negara asalnya untuk pertama kalinya dalam 87 tahun sejarahnya.
BACA JUGA - Giliran Volkswagen Beetle Jadi Tumbal Takata
Langkah ini mungkin diambil meski pekerjaan di VW di Jerman seharusnya dilindungi hingga tahun 2029, berdasarkan janji yang dibuat perusahaan tersebut sejak tahun 1994.
Namun karena tantangan yang dihadapi industri otomotif, VW mungkin tidak dapat memenuhi janji tersebut.
CEO Grup Volkswagen Oliver Blume, dalam pernyataannya pada hari Senin, menyatakan bahwa "Industri otomotif Eropa berada dalam situasi yang sangat menantang dan serius." tuturnya seperti dilansir dari The Japan Times, Kamis (5/9/2024).
Ia menambahkan, munculnya pesaing baru di pasar Eropa, menurunnya posisi Jerman sebagai lokasi manufaktur, serta perlunya bertindak tegas menjadi beberapa faktor yang mendorong kemungkinan penutupan pabrik.
CEO divisi Mobil Penumpang Volkswagen, Thomas Schaefer, mengakui bahwa upaya untuk mengurangi biaya telah membuahkan hasil, namun "tekanannya menjadi lebih kuat."
BACA JUGA - Giliran Volkswagen Beetle Jadi Tumbal Takata
Langkah ini mungkin diambil meski pekerjaan di VW di Jerman seharusnya dilindungi hingga tahun 2029, berdasarkan janji yang dibuat perusahaan tersebut sejak tahun 1994.
Namun karena tantangan yang dihadapi industri otomotif, VW mungkin tidak dapat memenuhi janji tersebut.
CEO Grup Volkswagen Oliver Blume, dalam pernyataannya pada hari Senin, menyatakan bahwa "Industri otomotif Eropa berada dalam situasi yang sangat menantang dan serius." tuturnya seperti dilansir dari The Japan Times, Kamis (5/9/2024).
Ia menambahkan, munculnya pesaing baru di pasar Eropa, menurunnya posisi Jerman sebagai lokasi manufaktur, serta perlunya bertindak tegas menjadi beberapa faktor yang mendorong kemungkinan penutupan pabrik.
CEO divisi Mobil Penumpang Volkswagen, Thomas Schaefer, mengakui bahwa upaya untuk mengurangi biaya telah membuahkan hasil, namun "tekanannya menjadi lebih kuat."
Lihat Juga :