Korsel Minta Semua Mobil Listrik Dilengkapi Fitur Anti Kebakaran

Minggu, 08 September 2024 - 07:34 WIB
loading...
Korsel Minta Semua Mobil...
Kasus mobil listrik terbakar semakin meningkat di Korea Selatan. FOTO/ Motorgraph
A A A
JAKARTA - Korea Selatan akan mulai melakukan sertifikasi keamanan baterai kendaraan listrik berdasarkan serangkaian aturan yang diumumkan pada hari Jumat.

Hal ini merupakan upaya untuk mengatasi kekhawatiran yang berkembang mengenai kebakaran baterai dan memastikan industri kendaraan listrik berkembang pesat di negara ini.

BACA JUGA- Kasus Mobil Listrik Terbakar Meningkat, Ahli Ungkap Bahaya Baterai Ion Lithium

Langkah ini dilakukan setelah sebuah mobil listrik meledak di garasi parkir sebuah kompleks apartemen pada bulan Agustus, menyebabkan ratusan penghuni mengungsi.

Diskusi ekstensif antara pemerintah dan industri otomotif diadakan setelah kejadian tersebut.

Hal ini juga terjadi setelah kebakaran di pabrik baterai litium pada bulan Juni yang menewaskan 23 pekerja.

“Kami akan menerapkan dua atau tiga lapis tindakan keselamatan untuk mencegah kebakaran sehingga masyarakat dapat merasa aman,” kata Bang Ki-sun, Menteri Kantor Koordinasi Kebijakan Pemerintah, pada konferensi pers hari Jumat.

Kebakaran pada bulan Agustus diyakini bermula dari baterai Mercedes-Benz EV, meski hasil akhir penyelidikan masih menunggu keputusan.

Pemerintah akan mewajibkan produsen kendaraan listrik dalam dan luar negeri untuk mengungkapkan pemasok baterai dan bahan yang digunakan.

Mereka juga akan mulai mensertifikasi keamanan baterai berdasarkan sistem baru yang mulai berlaku pada bulan Oktober.

Pemerintah juga meminta produsen kendaraan listrik untuk memasang fitur di semua kendaraan yang dapat memantau kondisi baterai dan mendeteksi masalah apa pun.

Upaya akan dilakukan untuk mengembangkan teknologi baterai solid-state, yang tidak mengandung elektrolit cair yang mudah terbakar seperti yang ditemukan pada sel lithium-ion.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Ikuti Jejak Honda, Ini...
Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Rekomendasi
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Berita Terkini
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Infografis
Mercedes-Benz Putuskan...
Mercedes-Benz Putuskan Batal Memproduksi Mobil Listrik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved