Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
Senin, 16 September 2024 - 21:31 WIB
loading...
Mobil Listrik China . FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
NEW YORK - Bahkan setelah kenaikan tarif besar-besaran Amerika Serikat terhadap kendaraan listrik impor China mulai berlaku, beberapa model akan tetap lebih murah dibandingkan mobil Amerika.
BACA JUGA - Amerika Umumkan Mobil Listrik China sebagai Ancaman Keamanan
Hal ini merupakan pertanda besarnya tantangan yang dihadapi kebijakan kendaraan listrik di Amerika Serikat.
Bea masuk 100 persen terhadap kendaraan listrik, diumumkan pada hari Jumat dan akan mulai berlaku pada 27 September setelah peninjauan selama empat tahun berdasarkan apa yang disebut oleh Kantor Perwakilan Dagang AS. sebagai praktik perdagangan yang tidak adil.
KITA. mengimpor beberapa kendaraan listrik dari China, sehingga langkah pemerintah tersebut, yang merupakan bagian dari kenaikan tarif yang lebih luas terhadap barang-barang China, sebagian besar bersifat preventif dan dimaksudkan untuk memberi waktu bagi industri Amerika untuk mengejar ketertinggalannya.
“Kebijakan industri China yang menargetkan kendaraan listrik dapat mengancam investasi federal di sektor ini,” kata USTR dalam pemberitahuan tindakannya pada hari Jumat 12 September 2024, seperti dilansir dari Asia Nikkei.
Meskipun AS berupaya mempercepat transisi ke kendaraan listrik dengan bantuan pemerintah, China tetap memimpin dalam hal produksi dan adopsi setelah melakukan upaya nasional selama satu dekade.
BACA JUGA - Amerika Umumkan Mobil Listrik China sebagai Ancaman Keamanan
Hal ini merupakan pertanda besarnya tantangan yang dihadapi kebijakan kendaraan listrik di Amerika Serikat.
Bea masuk 100 persen terhadap kendaraan listrik, diumumkan pada hari Jumat dan akan mulai berlaku pada 27 September setelah peninjauan selama empat tahun berdasarkan apa yang disebut oleh Kantor Perwakilan Dagang AS. sebagai praktik perdagangan yang tidak adil.
KITA. mengimpor beberapa kendaraan listrik dari China, sehingga langkah pemerintah tersebut, yang merupakan bagian dari kenaikan tarif yang lebih luas terhadap barang-barang China, sebagian besar bersifat preventif dan dimaksudkan untuk memberi waktu bagi industri Amerika untuk mengejar ketertinggalannya.
“Kebijakan industri China yang menargetkan kendaraan listrik dapat mengancam investasi federal di sektor ini,” kata USTR dalam pemberitahuan tindakannya pada hari Jumat 12 September 2024, seperti dilansir dari Asia Nikkei.
Meskipun AS berupaya mempercepat transisi ke kendaraan listrik dengan bantuan pemerintah, China tetap memimpin dalam hal produksi dan adopsi setelah melakukan upaya nasional selama satu dekade.
Lihat Juga :